Aliansi Kebangsaan Gelar Aksi Bertajuk 412, Besok

Aliansi Kebangsaan Indonesia
Sumber :
  • VIVA.co.id/Danar Dono

VIVA.co.id – Aliansi gabungan yang dikenal sebagai ‘Aliansi Kebangsaan Indonesia’ akan mengadakan aksi damai pagelaran budaya Indonesia bertema "Aksi Kita Indonesia" esok hari, Minggu 4 Desember 2014. Rencananya, aksi tersebut akan digelar si sepanjang Area Car Free Day Thamrin hingga Sudirman.

Demo Berlanjut, 17 KA Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara, Catat Daftarnya

Ketua pelaksana Aksi kita Indonesia, Panel Barus menjelaskan, dalam aksi nanti, akan diselenggarakan parade budaya indonesia. Ia pun menjamin tak ada aksi orasi yang berbau politik dalam acara esok hari.

"Kita akan dirikan delapan panggung budaya, banyak atraksi budaya nusantara yang akan dipertunjukan, nanti ada satu panggung utama juga di HI," ujarnya dalam konferensi Pers di Sarinah, Jakarta Pusat Sabtu sore.

Rupiah Dibuka Melemah Seiring Respon Pasar Soal Aksi Buruh-Mahasiswa

Panel juga menegaskan tak ada kaitan aksi esok dengan kepentingan politik apapun. Ia juga menjamin bahwa aksi besok akan berjalan dengan meriah dan penuh dengan kebahagiaan.

"Kita tidak ada orasi, jalan ke lokasi lain bergerombol, ini semacam pagelaran budaya," katanya.

Jusuf Hamka Kena Semprot Ratusan Warga yang Demo di Jalan Tol, Tuntut Ganti Rugi!

Aksi ini di klaim akan diikuti oleh seluruh perwakilan parpol dan organisasi masyarakat serta kelompok pendukung pemerintah. Namun, ia menolak jika aksi ini disebut sebagai aksi tandingan gerakan bela Islam yang sudah dilakukan sebelumnya.

"Ini tidak ada kaitan dengan aksi aksi yang ada sebelumnya, ini murni pagelaran budaya, saya tak perlu sebutkan jumlahnya berapa, yang jelas banyak,” katanya.

Ilustrasi Uang Rupiah

Rupiah Makin Anjlok Imbas Demo Lanjutan, Pengamat Ingatkan Pemerintah Peristiwa 1998

Di pasar spot hingga pukul 13.46 WIB rupiah ditransaksikan di level Rp 16.477 per dolar AS, melemah 124 poin atau 0,76 persen dari sebelumnya Rp 16.353 per dollar AS.

img_title
VIVA.co.id
29 Agustus 2025