Waspada, Transaksi Narkoba via Bitcoin
Jumat, 6 April 2018 - 22:41 WIB
Sumber :
- VIVA/Dwi Royanto
Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang bernama Candika Pratama (22), diringkus jajaran BNNP Jawa Tengah.
Baca Juga
Mahasiswa semester akhir tersebut diringkus aparat usai dirinya membeli ekstasi dari Belanda dengan menggunakan mata uang digital, Bitcoin. Pengakuan Candika, ia membeli 9 butir ekstasi berwarna hijau dengan harga Rp800 ribu. Padahal, harga pasaran ekstasi serupa jika menggunakan yang biasa seharga Rp400 ribu per butir.
“Membeli menggunakan Bitcoin itu jatuhnya lebih murah. Saya membeli sembilan butir hanya Rp800 ribu. Padahal biasanya per butirnya dihitung Rp400 ribu. Hingga tertangkap petugas, saya baru transaksi sebanyak dua kali,” kata Candika. (ase)
JPMorgan Ungkap Alasan Bitcoin Lebih Menarik dari Emas, Harganya Bisa Tembus US$266.000
JPMorgan mengungkap alasan Bitcoin dinilai lebih menarik dibanding emas sebagai aset investasi. Bank AS ini menilai harga Bitcoin berpotensi menembus US$266.000.
VIVA.co.id
11 Februari 2026