Jokowi Janjikan Kartu Kuliah dan Sembako Murah, Berapa Anggarannya?

Presiden Joko Widodo bagikan Kartu Indonesia Pintar di Jombang
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Syaiful Arif

VIVA – Presiden Joko Widodo menjanjikan program baru, yakni Kartu Kuliah. Fasilitas tersebut pun ditegasksan berbeda dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang sejak 2014 sudah diterapkan. 

Rektor UGM soal Polemik Ijazah Palsu: Joko Widodo Lulus UGM 5 November 1985

Setelah meresmikan PLTU Cilacap, Jokowi mengatakan, jika KIP hanya diperuntukkan dari sekolah dasar hingga SMA, maka Kartu Kuliah ini adalah kelanjutannya. 

"Ya ini akan kita perluas dan kita perluas lagi sehingga anak-anak dari keluarga sejahtera yang dari tidak mampu bisa kuliah. Sehingga KIP itu diperluas lagi menjadi KIP kuliah," jelas Jokowi, di Cilacap Jawa Tengah, Senin 25 Februari 2019.

Fakta-Fakta Korupsi Kuota Haji 2024: Kerugian Negara Rp1 T, Eks Menag Yaqut Dicekal KPK

Selama ini, pemerintah memang memiliki program beasiswa untuk pendidikan di level universitas. Seperti beasiswa bidik misi, hingga beasiswa afirmasi. 

"Tapi ini kita perluas dengan jumlah yang besar," lanjutnya. 

Cek Fakta: Erick Thohir Ancam Polisi Hentikan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Berapa anggarannya, Jokowi belum mau menyebutkan. Namun ia menjanjikan, bahwa dana untuk Kartu Kuliah yang sangat besar disiapkan oleh pemerintah. 

"Ya nanti kalau hitungannya sudah berapa mahasiswa yang bisa nanti terangkut kuliah. Kuliah itu bisa di universitas, politeknik bisa dalam negeri, bisa di luar negeri," jelas Jokowi. 

Selain Kartu Kuliah, bentuk lain yang dikeluarkan pemerintah dalam membantu masyarakat, adalah Kartu Sembako Murah. Jokowi mengklaim, ini bisa membantu karena harga murah dan disubsidi. 

"Kartu sembako murah ini juga kita keluarkan karena kita ingin membantu masyarakat agar gampang mendapatkan barang murah hingga pemerintah memberikan subsidi di situ," katanya. (ren)

Rektor UGM Prof Dr Ova Emilia

Rektor: UGM Punya Bukti Otentik Joko Widodo Mengikuti Kuliah, KKN hingga Wisuda

Rektor UGM Ova Emilia menyatakan Joko Widodo adalah alumni Universitas Gadjah Mada, yang dinyatakan lulus pada 5 November 1985, dan telah diberikan ijazah

img_title
VIVA.co.id
22 Agustus 2025