Sekretariat Mapala UMI Dibakar Massa

Mapala UMI dibakar massa.
Sumber :
  • VIVAnews/ Nurdin Amir.

VIVA - Ratusan massa dari salah satu organisasi mahasiswa di Makassar, menyerang, merusak, dan membakar sekretariat Mahasiswa Pencinta Alam di kampus Universitas Muslim Indonesia atau UMI Makassar, Senin sore, 18 November 2019.

img_title Serangan di Sinagoge Manchester Tewaskan 2 Orang dan 3 Luka-luka, Pelaku Ditembak Mati

Selain merusak sekretariat dan membakar Wall Climbing Mapala UMI, massa juga merusak sejumlah fasilitas kampus perkuliahan di Fakultas Hukum UMI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum terjadi penyerangan dan pembakaran sekretariat Mapala UMI, ratusan mahasiswa menggelar aksi di depan Rektorat UMI Makassar, menuntut penyelesaian kasus kekerasan yang mengakibatkan rekannya meninggal dunia beberapa waktu lalu.

img_title Menyambung Mata Rantai Prestasi Olahraga Mahasiswa dengan Campus League

Usai menggelar aksi, ratusan mahasiswa tersebut menyerang dan membakar sekretariat Mapala UMI. Sejumlah anggota Mapala UMI tak bisa berbuat banyak, karena ratusan massa yang melakukan penyerangan.

"Iya, sekretariat Mapala UMI dirusak massa. Dan, Wall Climbing juga dibakar," kata salah satu mahasiswa, D. Amri.

img_title Polri Terbitkan Aturan Baru Soal Tindakan Personel Saat Dapat Ancaman dan Penyerangan

Aparat Kepolisian dari Polrestabes Makassar yang berjaga saat mahasiswa melakukan penyerangan tak bisa berbuat banyak. Banyaknya massa sulit dihalau, saat melakukan penyerangan dan pembakaran. Hingga saat ini, aparat Kepolisian masih disiagakan untuk mengatisipasi terjadinya aksi balasan.

Aksi penyerangan ini diduga terkait dengan kasus kekerasan sebelumnya yang menewaskan salah satu mahasiswa Fakultas Hukum UMI Makassar, yang diduga melibatkan salah seorang anggota Mapala UMI.

Arief Rahman Hakim ditahbiskan sebagai Pahlawan Ampera atau Amanat Penderitaan Rakyat

Arief Rahman Hakim

Saya kira, baik jika setiap Februari kita merevitalisasi makna gugurnya pahlawan Ampera Arief Rahman Hakim bagi kemajuan bangsa ini. Karena sejujurnya, kita adalah bangsa yang mudah lupa.

img_title
VIVA.co.id
24 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut