Longsor di Luwu Utara, Jalan Penghubung Antarkecamatan Terputus

Longsor di Luwu Utara
Sumber :
  • tvOne

VIVA – Jalan poros penghubung antara Kecamatan Sabbang dan Seko, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, terputus. Badan jalan tertutup material tanah dan batu yang terbawa saat terjadi longsor.

Warga menyebutkan, di sepanjang jalur penghubung Sabbang dan Seko, terdapat delapan titik longsor. "Sebagian menimbun teras dan halaman rumah penduduk di Desa Malimbu," kata warga bernama Mahmud, Kamis, 3 September 2020.

Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Pakistan Bertambah Jadi 670 Orang

Baca juga: Puluhan Tahun, Warga Desa di Luwu Keluhkan Buruknya Sinyal Telepon

Banyaknya material tanah dan batu berukuran besar, menyulitkan warga untuk membuka akses. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, segera menurunkan alat berat untuk membuka jalan.

Selain tanah longsor di poros Sabbang-Seko, sejumlah desa di Kecamatan Malangke Barat, direndam banjir. Warga terpaksa harus menggunakan perahu untuk beraktivitas.

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Luwu Utara, terkait longsor dan banjir yang terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Luwu Utara.

Longsor dan banjir terjadi, setelah wilayah ini diguyur hujan deras selama beberapa jam, malam tadi.

Laporan tvOne Haswadi/Luwu Utara 

351 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang dan Longsor di Pakistan
Banjir besar. (Foto ilustrasi).

Banjir di Niger Tewaskan 47 Orang, 56 Ribu Mengungsi

Bencana itu telah berdampak pada 7.754 keluarga di 339 kawasan permukiman dan desa.

img_title
VIVA.co.id
21 Agustus 2025