Relawan Jokowi Tuding Rektor USU Plagiat, Minta Ada Investigasi

Dr. Muryanto Amin terpilih jadi Rektor USU 2021-2026
Sumber :
  • usu.ac.id

VIVA – Sekretariat Nasional atau Seknas Jokowi mempermasalahkan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) terpilih Muryanto Amin. Organ relawan pendukung Presiden Jokowi itu mendesak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meninjau ulang Muryanto sebagai pimpinan tertinggi di universitas. Pasalnya, yang bersangkutan disebut melanggar dengan melakukan plagiarisme.

Rektor UNM Bantah Lakukan Pelecehan Lewat WA Bernuansa Cabul ke Dosen

“Harus ditinjau ulang, alasan kami jelas. Yang bersangkutan sudah dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan dengan sengaja dan berulang melakukan perbuatan plagiarisme dalam bentuk self plagiarism atau autoplagiasi," kata Sekretaris Jenderal Seknas Jokowi, Dedy Mawardi dalam keterangannya, Minggu 17 Januari 2021. 

Tuduhan Seknas Jokowi adalah publikasi ganda karya ilmiah. Plagiarisme itu disebut mengacu pada satu karya yang terbit dalam jurnal Bahasa Indonesia diduga diterjemahkan ke bahasa Inggris lalu diterbitkan di tiga jurnal berbeda. 

UI Tembus 200 Besar Dunia, Eks Ketua MWA: Ini Lompatan Bersejarah

Pada waktu sebelumnya dikatakan Dedy, Muryanto bahkan pernah dijatuhi hukuman karena hal itu terkait penerbitan artikelnya berjudul "A New Patronage Networks of Pemuda Pancasila in Governor Election of North Sumatra, yang dipublikasikan pada jurnal Man in India yang terbit pada September 2017.

“Dulu proses pemilihannya juga banyak yang janggal. Seknas mendesak pak  menteri Nadiem bentuk tim investigasi untuk menyelidiki kejanggalan dalam proses pemilihan Rektor USU itu,” kata dia.

Sumpah Jabatan Rektor UPI Gunakan Bahasa Inggris, Wakil Ketua DPR Walk Out

Sekadar diketahui, tudingan plagiat kepada Muryanto Amin mencuat setelah dia terpilih sebagai Rektor USU. Muryanto terpilih menjadi Rektor USU periode 2021-2026 dan rencana pelantikan Muryanto  dijadwalkan pada 21 Januari mendatang. 

Sidang pemilihan dan penetapannya dilakukan Majelis Wali Amanat (MWA) USU di Kantor Kementerian Pendidikan (Gedung Pendidikan Tinggi), Jakarta, Kamis awal Januari lalu. Dalam pemilihan, Muryanto memperoleh 18 suara (57,75 %). Sementara pesaingnya, Farhat memperoleh 11 suara (35,75), dan Muhammad Arif hanya 2 suara (6,5).
 

Rektor UGM Prof Dr Ova Emilia

Rektor: UGM Punya Bukti Otentik Joko Widodo Mengikuti Kuliah, KKN hingga Wisuda

Rektor UGM Ova Emilia menyatakan Joko Widodo adalah alumni Universitas Gadjah Mada, yang dinyatakan lulus pada 5 November 1985, dan telah diberikan ijazah

img_title
VIVA.co.id
22 Agustus 2025