Polisi Gandeng Ormas Islam Cegah Radikalisme di Kalsel

Kapolda Kalsel Irjen Rikwanto menandatangani MoU dengan NU dan Muhammadiyah.
Sumber :
  • Dokumentasi Humas Polda Kalsel

VIVA – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Rikwanto menggandeng organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, untuk menangkal radikalisme dan terorisme di wilayah Kalimantan Selatan. 
Untuk itu, Rikwanto menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

img_title Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadhan 18 Februari 2026

“Kedua ormas keagamaan itu dinilai punya peran penting dalam menangkal radikalisme, terorisme, dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai ancaman,” kata Rikwanto melalui keterangannya, Rabu, 3 Maret 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, kerja sama antara Polda Kalimantan Selatan dengan Pengurus Wilayah NU dan Pengurus Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Selatan ini, untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah setempat.

img_title Muhammadiyah Usul Sistem MLPR ke Komisi II DPR, Begini Penjelasannya

“MoU ini sebagai upaya agar Kalimantan Selatan tetap aman kondusif, jauh dari hal-hal negatif, tidak ada potensi radikalisme, tidak ada potensi intoleransi dan tidak ada potensi terorisme,” ujarnya.

Maka dari itu, kata dia, Muhammadiyah dan NU akan melakukan sosialisasi serta berbagi informasi kepada masyarakat agar ikut andil dalam upaya menangkal paham radikal maupun teroris.

img_title Food Tray Impor Asal China untuk MBG Disebut Mengandung Minyak Babi

“Bila ada potensi mengganggu kamtibmas yang berujung terorisme, diharap Polri, ulama atau tokoh agama dan masyarakat saling bertukar informasi, sehingga bisa diantisipasi sejak awal agar tidak urgent menjadi gangguan nyata,” ujarnya.

Diskusi Publik NU DKI dan APMAKI terkait produk dalam negeri di Program MBG

NU DKI dan APMAKI Dukung Pemerintah Pakai Produk dalam Negeri untuk Program MBG

NU DKI dan APMAKI optimistis produk-produk dalam negeri mempunyai kualitas yang tidak kalah dengan produk impor

img_title
VIVA.co.id
27 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut