Anggota DPR Bisa Isoman di Hotel, Farah: Jangan Nambah Beban Negara

Anggota DPR Komisi 1 Farah Puteri Nahlia
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Fasilitas hotel untuk anggota DPR melakukan isolasi mandiri karena terpapar covid-19 ternyata banyak yang menolak. Hal tersebut lantaran tidak sesuai dengan kondisi pandemi saat ini. 

Kritik Tunjangan Kos DPR Rp3 Juta per Hari, Jerome Polin: Itu Hotel Bintang Lima, Pak!

Sebelumnya, Sekjen DPR Indra Iskandar, mengatakan fasilitas isolasi mandiri tersebut atas kerja sama dengan sejumlah hotel yang ada di Jakarta. Anggota DPR yang dinyatakan positif COVID-19, baik itu bergejala ringan maupun tidak bergejala (orang tanpa gejala/OTG), diperbolehkan isolasi mandiri di hotel-hotel tersebut.

Anggota DPR RI komisi 1 dari Fraksi PAN Farah Puteri Nahlia menolak keras fasilitas itu. Farah malah menyarankan untuk menggunakan rumah dinas jika ada anggota dewan yang terpapar covid.

WNA UEA Ngamuk di Hotel Kalibata, Kepala Dibenturkan dan Tubuh Disayat Gunting Gara-gara Duit Hilang

"Saya justru mendukung jika rumah dinas anggota DPR bisa dioptimalkan menjadi fasilitas isoman. Dengan ini kehadiran kita justru akan lebih berdampak nyata bagi masyarakat di tengah pandemi seperti saat ini," ujar Farah dalam keterangannya, Jumat 30 Juli 2021.

Farah yang masuk salah satu anggota DPR termuda ini menambahkan, selama pandemi, dia bahkan memberikan bantuan kepada masyarakat di dapilnya seperti fasilitas vaksinasi dan swab antigen gratis, bansos, dan kebutuhan nakes di rumah sakit secara berkala. 

5 Pilihan Hotel Murah Jogja yang Cocok untuk Liburan Hemat Bareng Teman

"Sehingga sangat tidak terpikirkan sedikitpun dan jauh dari benak saya untuk mendapatkan fasilitas dari pemerintah dalam jenis apapun itu," kata Farah.

Farah juga menilai jika anggota dewan atau ASN di lingkungan DPR terpapar covid menginginkan fasilitas diluar dari yang negara sediakan maka sudah sepatutnya jadi tanggungan masing-masing.

"Seharusnya kami bisa lebih peka menempatkan kaki di sepatu masyarakat dan ikut andil membantu, bukan malah menambah beban negara. Dewan Perwakilan Rakyat sudah selayaknya merakyat. Jadi jangan sampai keputusan yang dikeluarkan justru melukai perasaan mereka," ucap dia.

Farah menekankan, jika anggaran untuk fasilitas ini sebaiknya direalokasi untuk hal yang lebih krusial, sehingga dapat meringankan beban masyarakat seperti pengadaan ventilator, oksigen atau bahkan mendukung percepatan program vaksinasi hingga ke pelosok negeri agar kita bisa cepat mencapai herd immunity. 

Gubernur Jakarta, Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta

Hore! Pramono Beri Diskon Hotel 50%, Restoran 20% hingga Desember 2025

Gubernur Pramono resmi teken Pergub nomor 722 Tahun 2025 tentang insentif fiskal berupa keringanan pajak bagi sektor perhotelan, restoran, serta usaha makanan dan minuman

img_title
VIVA.co.id
26 Agustus 2025