Tumpahan Minyak di Perairan Aceh Buat Nelayan Kehilangan Tangkapan

Kapal nelayan/ilustrasi.
Sumber :
  • VIVA/Dani Randi

VIVA – Nelayan yang berada di pesisir Aceh Timur, Langsa dan Aceh Tamiang, mengeluhkan adanya tumpahan minyak di perairan wilayah itu. Akibatnya nelayan kehilangan area penangkapan ikan. Bahkan diantara nelayan tersebut ada yang tidak melaut, sembari menunggu pihak terkait untuk membersihkan gelembung minyak diperairan tersebut.
 
Wakil Sekjend Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek mengatakan, nelayan di sana bahkan sudah melaporkan adanya tumpahan minyak itu sejak sebulan lalu. Namun, tidak ada tanggapan dari Pertamina.
 
“Nelayan banyak mengeluh karena kehilangan area penangkapan ikan akibat tumpahan minyak,” kata Miftach Cut Adek, Kamis, 2 September 2021.
 
Sementara bagi nelayan yang memilih untuk tetap melaut, harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk mencukupi bahan bakar. Karena area penangkapannya bertambah jauh dari biasanya. Kerugian semakin bertambah, karena hasil tangkapan mereka yang nihil.
 
“Area tangkapan nelayan tambah jauh. Banyak juga nelayan yang merugi,” kata Miftach.

Lima Kapal Nelayan Terbakar di Dermaga Muara Baru

Saat ini Pertamina EP (PEP) Pangkalan Susu, sedang melakukan survei sebagai tindak lanjut laporan dari nelayan di perairan Aceh itu.

Tim Penanganan Keadaan Darurat (PKD) Pertamina EP Field Pangkalan Susu, langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk langkah penanganan lapisan tipis minyak tersebut.

Detik-detik Perahu Nelayan Terbalik di Selat Alas Lombok Timur, 5 Orang Selamat dari Maut

Senior Manager Relations Pertamina Subholding Upstream Regional Sumatera, Yudy Nugraha mengatakan, pihaknya telah mengerahkan 13 kapal untuk melakukan pembersihan lapisan tipis minyak. Yakni dengan menggunakan oil boom dan oil skimmer.

"Saat ini, penanganan sedang berjalan dan dilakukan dengan cepat dan intensif serta tetap mengutamakan keselamatan kerja,” ucap Yudy dalam keterangannya.

Nelayan Gorontalo Utara Tetap Melaut di Tengah Isu Tsunami Pasca Gempa Rusia
Budidaya mangrove

Budidaya Kepiting dan Mangrove, MPMX Dukung Pertumbuhan Ekonomi Pesisir NTT

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) kembali melanjutkan program rehabilitasi mangrove di Desa Golo Sepang, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. 

img_title
VIVA.co.id
20 Agustus 2025