Partai Ummat Dampingi Kadernya yang Ditangkap Kasus Terorisme

Mustofa Nahrawardaya
Sumber :
  • Twitter Mustofa Nahrawardaya, @AkunTofa

VIVA – Partai Ummat tetap mendampingi kadernya dari Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW Provinsi Bengkul, RH, yang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka teroris oleh Densus 88 Anti Teror Polri. 

img_title Aktif Sebarkan Propaganda Ekstremis, Remaja 18 Tahun Ditangkap Densus 88 Terkait Kelompok Teroris ISIS

RH sendiri juga berprofesi sebagai dosen dan merupakan anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bengkulu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hingga saat ini, RH belum kami nonaktifkan (RH). Selain belum jelas kesalahan yang bersangkutan, kami tidak ingin beliau sendirian menghadapi masalah," kata Jubir Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya saat dihubungi, Minggu, 13 Februari 2022.

img_title MK Hapus Presidential Threshold, Partai Ummat: Mengembalikan Cahaya Demokrasi

Mustofa lebih detil mengatakan, Partai Ummat akan memberi pendampingan hukum kepada RH. Partai Ummat memastikan akan mendampingi RH menjalani proses hukumnya hingga selesai. 

"Setiap kader berhak mendapat pendampingan hukum dari kami. Oleh karenanya, akan kita dampingi. Dari DPW Partai Ummat Bengkulu sudah intensif melakukan bantuan hukum sejak RH ditangkap," kata Mustofa. 

img_title Warga yang Rumahnya Digeledah Densus 88 Polri Baru 5 Tahun Tinggal di Desa Cimaragas Garut

Para petinggi Partai Ummat

Photo :
  • VIVA/Cahyo Edi

Minta Densus 88 Dievaluasi

Dalam kesempatan sama, Mustofa turut mengkritisi kinerja Densus 88 yang menurutnya kurang baik selama ini. Dia meminta pemerintah mengevaluasinya.

"Melihat track record Densus 88 di dalam proses penangkapan terduga teroris yang tidak baik, kami mengusulkan pemerintah mengevaluasi prosedur bekerja Densus, sehingga tidak menjadi teror bagi masyarakat," ujarnya.

Mustofa menegaskan penangkapan-penangkapan yang dilakukan Densus 88 tidak boleh menjadi teror bagi masyarakat. Dia pun mengungkit Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) yang baru-baru ini minta maaf perihal daftar ratusan pesantren yang terafiliasi ISIS.

"Apalagi kemarin baru saja BNPT meminta maaf atas tidak akuratnya informasi ratusan pesantren yang dilabeli terafiliasi ISIS. Jangan sampai penangkapan (RH) ini pun menjadi bentuk teror baru," kata Mustofa.

Selain itu, Mustofa juga membahas persidangan kasus terorisme mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman, yang ia nilai ada pemaksaan kehendak di kasus tersebut. Mustofa menuturkan ada kesan Densus 'kurang profesional'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bahkan, pada persidangan yang dialami Munarman, saya pun menangkap adanya kesan 'kurang profesionalnya' Densus. Sehingga ada kesan pemaksaan kehendak dalam kasus tersebut," imbuhnya.

Konferensi Pers Partai Ummat (Doc: Istimewa)

Prahara Partai Ummat Memanas, 27 DPW Tolak AD/ART Baru: Amien Rais Sembrono dan Bar-bar!

27 DPW menggelar rakernas untuk memprotes AD/ART baru. Pemilihan Ridho Rahmadi sebagai Ketua Umum ditolak mereka.

img_title
VIVA.co.id
16 Juni 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut