Eks Anak Buah Ngaku Diminta Ajudan Syahrul Yasin Limpo Rp50 juta Buat Beli Iphone

Syahrul Yasin Limpo (SYL)
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Jakarta – Direktur Jenderal atau Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) Andi Nur Alamsyah menceritakan dirinya sempat diminta uang sebanyak Rp50 juta untuk membeli ponsel merek Iphone. Uang tersebut diminta langsung oleh eks ajudan Syahrul Yasin Limpo alias SYL, Panji Hartanto.

Pengakuan Andi itu disampaikan saat hadir sebagai saksi dalam persidangan SYL di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat, Senin 20 Mei 2024.

"Pada saat satu acara si Panji juga meminta uang sejumlah Rp50 juta untuk pembelian Iphone 13 atau 14 seperti itu," kata Andi di ruang sidang.

Andi menjelaskan permintaan tersebut didapatkan saat dirinya baru menjabat sebagai Dirjen Perkebunan Kementan RI. Meski demikian, permintaan tersebut belum bisa dipenuhinya.

Sidang Syahrul Yasin Limpo, SYL

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Alasannya permintaan tersebut sesuai dengan ketentutan yang berlaku. Terlebih, sudah banyak permintaan yang terus berdatangan terhadap Ditjen Perkebunan. "Kita tidak kita penuhi," jelas Andi.

Pun, Andi menyebut memang ada sejumlah permintaan yang sudah dipenuhinya. Hal itu dilakukan karena alasan loyalitas di Kementan RI.

"Kami dalam keadaan tentu loyal pada pimpinan akhirnya kami penuhi. Dan, di beberapa Direktorat Jenderal juga terjadi seperti itu," ujar Andi.

Apple Tembus Top 3 Pasar Smartphone Tiongkok, Penjualan iPhone Naik 8 Persen Kuartal II-2025

Dalam kasus ini, eks Mentan SYL diduga memeras jajaran di bawahnya hingga Rp44,5 miliar selama periode 2020-2023. Dugaan pemerasan itu dilakukan bersama eks Sekretaris Jenderal Kementan Kasdi Subagyono dan eks Direktur Alat dan Mesin Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Kementan Muhammad Hatta.

Terungkap! Alasan Polisi Periksa Ajudan Jokowi di Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

Uang pemerasan ini diduga digunakan untuk kepentingan istri dan keluarga SYL. Selain itu, uang itu juga dipergunakan untuk kado undangan, kepentingan Partai Nasdem, acara keagamaan, charter pesawat hingga keperluan umrah dan berkurban.

Selain itu, SYL juga didakwa menerima gratifikasi sebesar Rp40,6 M sejak Januari 2020 hingga Oktober 2023.

Diperiksa Polda Metro Terkait Laporan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Kompol Syarif Ungkap Ini
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (dok: Kementan)

Disebut Tak Peduli Harga Beras Naik hingga Singgung Jepang, Ini Penjelasan Mentan Amran

Mentan Andi Amran Sulaiman menyebut ada framing yang menarasikan pemerintah seolah tak peduli dengan kenaikan harga beras.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2025