Dudung: Gak Ada Istilah TNI Takut sama Ormas

Presiden RI Prabowo Subianto lantik Dudung Abdurachman sebagai Penasihat Khusus.
Sumber :
  • YouTube Setpres

Jakarta, VIVA – Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman menegaskan tidak ada istilah TNI takut dengan ormas. Sebab, TNI merupakan bagian dari masyarakat.

img_title Viral! Mercy Pakai Pelat TNI Arogan dan Ugal-ugalan di Jaksel, Puspen TNI: Pelat Palsu

Hal itu ditegaskan Dudung merespons kisruh yang muncul antara ormas dengan purnawirawan TNI hingga saling beradu argumen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ah enggak ada itu, enggak ada istilah TNI takut sama ormas. Tidak ada istilah itu," kata Dudung kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 5 Mei 2025.

img_title 1.508 Polantas Dikerahkan Saat HUT TNI di Monas, Begini Skema Rekayasa Lalu Lintasnya

"Siapapun, sampai masyarakat, apapun istilahnya, tidak ada memandang bulu. Istilahnya ini kelompok, ini kelompok ini, semuanya, TNI itu kan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat," sambungnya.

img_title Presiden Prabowo Bakal Jadi Inspektur Upacara HUT ke-80 TNI di Monas

Persoalan ormas, kata Dudung juga sempat disinggung Presiden RI Prabowo Subianto dalam sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Senin petang, 5 Mei 2025.

Prabowo dalam sidang meminta agar para ormas tertib. Ormas diminta untuk tidak mengganggu masyarakat bahkan melakukan tindakan kejahatan, salah satunya memalak.

"Ormas yang tertib, yang kemudian tidak mengganggu, apalagi memalak dan sebagainya. Presiden sudah menekankan seperti itu," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ormas, kata Dudung sejatinya harus bersinergi dengan pemerintah. Ormas bisa memberikan masukan dan mendorong jalannya pemerintahan agar lebih baik.

"Jadi kalau misalnya ada ormas, silakan bersinergi dengan pemerintah," imbuhnya.

Jokowi dan Windra Sanur

Ajudan Jokowi Windra Sanur Naik Pangkat Jadi Mayor: Dua Kali Pakai Pangkat Mayor

Anggota Paspampres, Windra Sanur, prajurit TNI yang dikenal luas sebagai pengawal setia Jokowi, resmi naik pangkat dari Kapten menjadi Mayor Rabu, 1 Oktober 2025.

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut