Indonesia Kirim 800 Ton Bantuan Makanan hingga Pakaian untuk Warga Gaza, Lewat Metode Air Drop

Apel persiapan pengiriman bantuan untuk warga Gaza di Lanud Halim Perdanakusuma.
Sumber :
  • ANTARA/Walda Marison

Jakarta, VIVA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) memberikan bantuan logistik untuk warga korban perang di Gaza melalui metode air drop atau dijatuhkan dari pesawat angkut Hercules milik TNI AU, Rabu.

Hubungan Modi dan Trump 'Memburuk' Gegara Nobel Perdamaian

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Letjen) TNI Tri Budi Utomo menjelaskan bantuan yang akan dikirim dari Lanud Halim Perdanakusuma hari ini seberat 800 ton, terdiri dari makanan, obat-obatan hingga pakaian untuk warga di Gaza.

"Semua bantuannya mudah-mudahan bisa untuk dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat yang ada di Gaza ya," kata Tri saat jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu.

Viral Perusuh Ditangkap Bawa Kartu Anggota TNI, Kapuspen: Itu Narasi Bohong dan Menyesatkan!

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Letjen) TNI Tri Budi Utomo

Photo :
  • ANTARA/Walda Marison

Tri menjelaskan pengiriman ini merupakan bagian dari misi perdamaian yang dijalankan Indonesia. Ini juga bukan pengiriman pertama yang dilakukan.

Pramono Perintahkan Anak Buahnya Tak Keluar Negeri untuk Sementara

Sebelumnya, TNI telah mengirimkan bantuan logistik dengan metode yang sama ke beberapa titik lokasi di Gaza.

Tri melanjutkan, dalam pengiriman kali ini, TNI akan bekerja sama dengan pihak militer Yordania. Nantinya pihak Yordania akan memberikan informasi lokasi penjatuhan logistik tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima TNI dari pihak Yordania, tercatat ada 10 titik aman di wilayah Gaza yang akan menjadi lokasi dropping bantuan.

"Lokasi sudah dicek dan steril dan tentang keamanannya.Jadi mereka sudah menyiapkan titik-titik air drop-nya dengan baik," kata Tri

Tri pun menanggapi pertanyaan terkait kemungkinan adanya upaya pencegahan yang dialami TNI oleh militer Israel saat mengirim bantuan tersebut.

"Jadi dari tanggal 1 Agustus sampai tanggal 24 Agustus ini Israel sudah membuka khusus untuk bantuan ini. Jadi pihak Israel memberikan luang untuk kita memberikan bantuan," jelas Tri

Dengan adanya bala bantuan ini, Tri berharap warga yang menjadi korban perang di Gaza dapat terbantu untuk tetap bertahan hidup. (Ant)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya