TNI Respons soal Permintaan Bantu Usut Kasus Arya Daru

Diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan
Sumber :
  • Facebook/Arya Daru Pangayunan

Jakarta, VIVA – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi mengatakan, pihaknya belum menerima permintaan untuk membantu mengusut kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri Arya Daru Pangayunan.

“Sampai detik ini, Panglima TNI belum ada menerima informasi itu, ya, baik secara resmi maupun lisan,” kata Kristomei saat ditemui di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan TNI siap jika dimintakan bantuan. Pada dasarnya, kata dia, TNI telah disumpah untuk melaksanakan perintah.

Diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan

Photo :
  • Istimewa

“Sumpah prajurit yang ketiga itu tidak membantah perintah atau perutusan, ya, kita kerjakan apa yang bisa TNI berikan, untuk membantu, pasti kita bantu,” tuturnya.

Namun, terkait kasus kematian diplomat ini, Kristomei menyebut perlu penelaahan terlebih dahulu mengenai bentuk bantuan yang bisa diberikan TNI.

“Tergantung lagi, apa kemampuan TNI yang bisa diperbantukan untuk itu. Jadi, kan, selama ini sudah ranah kepolisian. Saya rasa sudah cukup, ya, tapi nanti kita lihat karena saat ini TNI belum menerima permintaan itu,” ucapnya.

Sebelumnya, keluarga Arya Daru saat jumpa pers di Yogyakarta, Sabtu (23/8), menyampaikan permohonan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menginstruksikan Kapolri, Panglima TNI, dan Kementerian Luar Negeri untuk segera menjelaskan penyebab kematian anaknya.

Kantor DPRD Makassar Dijarah usai Dibakar, TV hingga Onderdil Bangkai Mobil Diambil

Ayah mendiang Arya Daru, Subaryono, mengaku tidak berdaya atas informasi yang bervariasi mengenai penyebab kematian putranya.

Oleh sebab itu, dia berharap “misteri” itu segera terungkap sehingga Arya Daru dan keluarga mendapatkan keadilan.

Massa Bakar 2 Mobil Polisi dan Jarah Barang di Markas Gegana

Arya Daru Pangayunan (ADP) ditemukan tewas dengan kondisi kepala terlilit lakban di rumah kos Guest House Gondia kamar 105, Jalan Gondangdia Kecil Nomor 22, Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/7) sekitar pukul 08.10 WIB.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyimpulkan kematian ADP tanpa keterlibatan orang lain. Kesimpulan tersebut berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan penyelidik dengan melibatkan beberapa ahli.

Pembakaran Kantor DPRD Makassar, Tiga Orang Tewas dan Lima Luka

Polisi juga tidak menemukan zat berbahaya dalam pemeriksaan toksikologi pada tubuh ADP, sementara Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri menyatakan tidak ada DNA dan sidik jari selain milik ADP di lokasi jenazahnya ditemukan. (Ant)

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Kapolri: Aksi Awalnya Penyampaian Aspirasi Berubah Jadi Tindakan Pidana

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan TNI-Polri segera mengambil langkah di lapangan untuk memulihkan keamanan setelah maraknya aksi anarkis di beberapa daerah

img_title
VIVA.co.id
30 Agustus 2025