Komdigi Bantah Ada Upaya Batasi Akses Medsos Imbas Demo

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi, Alexander Sabar (dok. Kementerian Komdigi)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fajar Ramadhan

Jakarta, VIVA – Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Alexander Sabar menegaskan pemerintah tidak melakukan pembatasan akses terhadap media sosial (medsos) saat demonstrasi berlangsung, Jumat, 29 Agustus 2025.

Salah Sasaran! Rumah Nafa Urbach yang Dijarah Massa Ternyata Punya Mantan Suami, Itupun Cuma Kontrakan

Hal itu disampaikan Alexander merespons isu bahwa platform media sosial X tidak bisa diakses warganet saat demonstrasi memanas.

"Perlu diketahui tidak ada arahan dari Komdigi maupun pemerintah untuk menurunkan atau membatasi akses terhadap platform media sosial pada saat aksi di DPR tanggal 28 Agustus," kata Alexander saat dikonfirmasi. 

Hubungan Modi dan Trump 'Memburuk' Gegara Nobel Perdamaian

Alexander mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan disinformasi dan hoaks. Dia juga mengingatkan penyampaian aspirasi secara tertib serta mengajak semua pihak menjaga kondusivitas baik di ruang digital maupun fisik.

"Pemerintah menghimbau agar semua pihak dapat melaksanakan proses demokrasi secara tertib dan menjaga situasi tetap kondusif, baik di ruang digital maupun ruang fisik," ujarnya.

Gak Cukup Jarah Rumah, Beredar Video Massa Temukan Tempat Persembunyian Uya Kuya

Saat ini pemerintah sudah melakukan komunikasi intens dengan pihak pengelola platform media sosial terkait penanganan konten-konten provokatif yang bersifat disinformasi maupun hoaks.

"Pemanggilan (platform media sosial) akan dilakukan apabila diperlukan pendalaman penilaian situasi ruang digital kita," ucap Alexander. (Ant)

Presiden Pemuda Masjid Dunia, Datuk H Said Aldi Al Idrus (tengah)

Presiden Pemuda Masjid Dunia Ingatkan Masyarakat Tak Anarkis dan Brutal Saat Demonstrasi

Presiden Pemuda Masjid Dunia, Datuk H Said Aldi Al Idrus mengingat kepada seluruh masyarakat di Indonesia untuk tidak bersikap anarkis saat demonstrasi.

img_title
VIVA.co.id
31 Agustus 2025