Prabowo Sebut Penerima Manfaat MBG Tembus 23 Juta, Target 82,9 Juta Akhir 2025

Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto mendapat laporan terbaru soal Program program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Hingga saat ini, penerima manfaat program MBG sudah tembus 23 juta anak-anak hingga ibu hamil dan menyusui.

Prabowo Beri Rumah untuk Keluarga Affan Kurniawan di Cileungsi

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya di acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo Tahun 2025, di ICE BSD, Tangerang pada Kamis, 28 Agustus 2025.

"Hari ini saya dapat laporan dari kepala BGN. Sudah 23.000.000 penerima manfaat MBG, termasuk ibu-ibu hamil," ujar Prabowo.

Momen Prabowo Peluk Erat Ibunda Affan, Ojol yang Tewas Dilindas Brimob

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Photo :
  • Dok. Bizhare

Selain itu, Prabowo menyebut sebanyak 6.610 dapur MBG sudah beroperasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Tiap dapurnya, kata dia, ada 50 orang yang bekerja untuk memproduksi MBG.

Prabowo hingga Menhan Sjafrie Tiba Dirumah Duka Affan Ojol yang Dilindas Rantis Brimob

Ia menargetkan di bulan Desember 2025 penerima manfaat MBG mencapai 82,9 juta orang.

"Sudah 6.610 dapur yang sudah beroperasi. Tiap dapur yang kerja 50 orang. Di tiap desa itu, jadi. Kita maju terus. Secara riil, setiap hari terus meningkat, sampe di ujungnya pada Desember 82,9 juta penerima manfaat anak-anak semua anak di Indonesia termasuk ibu-ibu yang sedang hamil," ucap Prabowo.

Di sisi lain, Prabowo mengaku program MBG merupakan salah satu yang diminati oleh seluruh dunia. Ia mengatakan Negara Brazil butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima manfaat program tersebut.

"Saya kira ini salah satu program yang sekarang ini dilirik oleh seluruh dunia," ujar Prabowo.

UMKM binaan BRI jadi pemasok program MBG

Photo :
  • BRI

"Kita menghadapi pulau terpencil, desa yang jauh. tapi enggak ada urusan. Mereka anak Indonesia, mereka akan kita bela, tanggung jawab Republik Indonesia. Indonesia merdeka kalau merdeka dari kelaparan. Tidak boleh ada anak indonesia yang berangkat ke sekolah tidak makan yang baik," imbuhnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya