Pangkostrad Temui Massa Pendemo di Kwitang: Mereka Minta Kawannya Dibebaskan

Pangkostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar datang ke lokasi demo Kwitang
Sumber :
  • Antara

Jakarta, VIVA – Panglima Kostrad Letnan Jenderal TNI Mohammad Fadjar mendatangi lokasi demo di Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat, Sabtu, 30 Agustus 2025. Letjen Fajar datang untuk memeriksa kondisi keamanan dan menemui massa pendemo yang masih bertahan. 

Dalam kesempatan itu, Letjen Fajar berdialog dengan massa pendemo dan mendengarkan tuntutan mereka. Ia juga dengan persuasif meminta para demonstran untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing. 

"Mereka cuma minta kawannya dibebaskan, tapi sudah kita bebaskan," kata Fadjar kepada awak media di depan Mako Brimob Kwitang. 

Takziah ke Rumah Duka, Sekjen Golkar: InsyaAllah Affan Kembali ke Surga

Polisi membuat barikade hadapi demonstran di depan Mako Brimob, Kwitang, Jakarta

Photo :
  • Mario Sofia Nasution/ANTARA

Puan Minta Maaf Wakil Rakyat Belum Bisa Bekerja Sempurna: Kami Akan Evaluasi

Fadjar tidak menjelaskan secara rinci berapa orang dari massa itu yang ditahan, berapa yang dibebaskan dan di mana para demonstran itu sebelumnya ditahan. Ia hanya memastikan bahwa pendemo yang ditahan telah dibebaskan.
Didesak Mundur dari Jabatannya, Kapolri: Prajurit Kapan Saja Siap!


Selain itu, Fadjar juga sempat memeriksa kondisi pasukan Brimob yang berjaga di lokasi usai menjadi sasaran aksi masa dua hari berturut-turut.  "Ya lihat kondisi kawan-kawan Brimob. Sudah dua hari (demo) capek juga dia," ujar Fadjar

Kini, Fadjar hanya fokus memastikan demonstrasi berjalan dengan kondusif dan aman. Juga meminta massa menggelar unjuk rasa dengan tertib, tanpa harus merusak fasilitas umum.

Hingga saat ini kondisi di kawasan Jalan Kramat Kwitang masih belum sepenuhnya kondusif. Personel Brimob masih terus berjaga di depan markas, sedangkan sejumlah orang masih berkumpul di ujung jalan mengarah ke Pasar Senen.

Untuk diketahui, aksi demonstrasi ini buntut dari tewasnya seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan karena ditabrak kendaraan taktis (rantis) milik Brimob. Peristiwa ini terjadi saat massa sedang melakukan aksi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis, 28 Agustus 2025. (ant)