Pasar Uang Paling Kena Dampak Brexit

Bendera Inggris.
Sumber :
  • REUTERS/Reinhard Krause

VIVA.co.id – Hasil jajak pendapat atau referendum yang menghasilkan keputusan keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit ternyata dinilai menimbulkan gejolak di berbagai negara.

img_title Indonesia Didepak dari All England, Owen: Aturan Itu Adil

Imbas ini dirasakan bagi negara-negara di Eropa bahkan dunia yang dinilai akan akan menggoyahkan pasar uang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan Sekretariat Wakil Presiden, Dewi Fortuna Anwar mengatakan bahwa Imbas dari Brexit adalah ke pasar uang terutama untuk Inggris sendiri.

img_title Ternyata, Dubes Inggris untuk Indonesia yang Baru Suka Makan Gorengan

"Yang paling shock adalah pasar uang, karena banyak spekulasi Brexit akan kalah, tapi ternyata tidak, jadi kalau yang financial itu pasti akan guncang, sebab secara ekonomi pun situasi global belum tercover dengan baik," kata Dewi Fortuna usai diskusi di Jakarta, Sabtu 25 Juni 2016. 

Dewi yang juga merupakan pengamat masalah Luar Negeri ini menilai Brexit terjadi akibat adanya sentimen politis yang sudah sejak lama ada di negara Inggris. Menurutnya setiap pihak pun kaget dengan adanya keputusan Brexit. 

img_title Bantu Perbaiki Regulasi, Inggris Ingin Daya Saing RI Naik 

"Karena membaca polling terakhir memang sangat tipis, mirip dengan election (pemilu), tetapi pada umunya para intelektual dan rasionalitas yang menang," kata dia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dewi menjelaskan, Kota London saat ini berpeluang untuk tidak lagi menjadi tempat yang kompetitif. Hal ini akibat hubungan multilateralnya dengan Uni Eropa yang mulai sedikit ada jarak. "Sekarang dengan adanya Brexit, London bisa saja tidak lagi menjadi tempat yang kompetitif," tuturnya.

    

Owen Jenkins, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste

Jelang COP26, Dubes Inggris Ingatkan Perubahan Iklim Itu Nyata

COP 26 akan digelar pada 1-12 November 2021 di Glasgow, Inggris. Dalam acara tersebut para pemimpin dunia akan diminta komitmennya terkait Perubahan Iklim

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut