FX Rudy Tegaskan Jokowi Masih Kader PDIP: Kalau Gibran Sudah Tutup Buku

Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo
Sumber :
  • VIVA/Edwin Firdaus

Jakarta – Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo alias FX Rudy kembali menegaskan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka bukan lagi kader partainya. Jadi, tegas dia, partainya tidak ikut campur jika sesuatu terjadi pada putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu. Dia juga menyatakan partainya tak perlu melakukan surat menyurat dengan Gibran.

PN Solo Tolak Gugatan Wanprestasi Mobil Esemka Jokowi, Ini Alasannya

“Enggak, enggak perlu (surat-suratan). Tutup buku. Jadi, kalau ada apa-apa, Mas Gibran bukan kader PDIP,” kata FX Rudy ditemui awak media di Jakarta Selatan, Rabu, 29 November 2023. 

FX Rudy berujar, partainya tengah konsen memenangkan pemilu 2024, jadi, tak ambil pusing apakah Kartu Tanda Anggota PDIP Gibran sudah dikembalikan ke pengurus partai atau belum. Yang jelas, kata Rudy, partainya sudah memutuskan untuk tutup buku untuk Gibran. “Bukunya sudah saya tutup,” tegasnya.

Terpidana Kasus Ujaran Kebencian soal Ijazah Jokowi, Bambang Tri Bebas Bersyarat

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dipanggil PDIP

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Kendati begitu, PDIP masih menganggap ayah Gibran, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai kader partai berlogo banteng moncong putih itu. 

Bambang Pacul Tegaskan Loyal ke Megawati: Saya 100 Persen Tetap di PDIP

FX Rudy sejak awal menekankan, partainya memberikan mandat kepada Jokowi untuk menjadi Presiden dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

“Masih kader PDIP dong, wong dia pernah jadi pengurus DPD (Dewan Pimpinan Daerah), hanya catatan di SK (Surat Keputusan) enggak masalah bagi saya,” imbuhnya. 

Diketahui, kabar beredar, PDIP dan keluarga Jokowi saat ini diduga merenggang setelah putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka maju sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto. Padahal, PDIP telah mengusung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia

Golkar Tawarkan 3 Alternatif Sistem Pemilu ke Prabowo: Terbuka, Tertutup dan Hybrid

Golkar nilai sistem demokrasi di Indonesia saat ini terlalu mahal, rumit, dan cenderung menyuburkan praktik pragmatisme di kalangan masyarakat

img_title
VIVA.co.id
28 Agustus 2025