Manajemen JD.ID Buka Suara soal Kabar PHK Karyawan

Melihat Toko Tanpa Kasir Pertama di Indonesia, JD.ID X. (ilustrasi JD.ID)
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

VIVA – Setelah dua perusahaan startup Zenius dan LinkAja mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK), perusahaan e-commerce JD.ID dikabarkan juga akan melakukan PHK atau pengurangan karyawan.

img_title Google PHK Ratusan Karyawan, AI Lagi-lagi Jadi Biang Kerok

Director of General Management JD.ID Jenie Simon buka suara. Dia mengatakan, sebagai salah satu perusahaan andalan konsumen Indonesia, JD.ID senantiasa berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pelanggan Melalui serangkaian upaya improvisasi dan pengambilan keputusan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Upaya improvisasi dan pengambilan keputusan dilakukan agar JD.ID dapat terus beradaptasi dan selaras dengan dinamika pasar dan tren industri di Indonesia,” kata Jenie dalam keterangan tertulis, Rabu, 25 Mei 2022.

img_title Dampak Berat Shutdown AS, 750 Ribu PNS Terancam Kena PHK Massal

E-commerce JD.id.

Photo :
  • VIVA/Novina Putri Bestari

Jenie mengatakan, improvisasi yang JD.ID tempuh antara lain adalah dengan melakukan peninjauan, penyesuaian, hingga inovasi atas strategi bisnis dan usaha. Termasuk di dalamnya pengurangan jumlah karyawan.

img_title ExxonMobil Pecat 2.000 Karyawan, Raksasa Minyak Dunia Lagi Hemat Besar-besaran

“JD.ID juga melakukan pengambilan keputusan seperti tindakan restrukturisasi, yang mana di dalam-nya terdapat juga pengurangan jumlah karyawan,” ujarnya.

Sehubungan dengan keputusan PHK tersebut, Jenie menegaskan JD.ID akan patuh dan tunduk terhadap regulasi ketenagakerjaan sesuai dengan peraturan pemerintah. Dan akan memperlakukan dan memberikan hak karyawan, sebagaimana diatur dalam regulasi.

“Saat ini, JD.ID juga tengah fokus pada pengoptimalan struktur ketenagakerjaan. Bagi JD.ID, para karyawan adalah aset vital dari perusahaan dan bagian dari sebuah keluarga besar, yang mana artinya JD.ID memiliki kewajiban untuk menjaga kesejahteraan para karyawannya,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sekaligus mengembangkan potensi mereka untuk dapat memberikan kinerja yang lebih efektif dan optimal bagi perusahaan,” lanjut Jenie.

Ilustrasi PHK

Badai PHK Belanjut, Giliran Perusahaan Software AS Pangkas 400 Karyawan

Perusahaan teknologi sumber daya manusia (HR tech) asal AS, Workday, mengumumkan rencana PHK sekitar 400 karyawan atau setara 2 persen dari total tenaga kerjanya.

img_title
VIVA.co.id
11 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut