Survei BI: Harga Rumah Terus Meningkat

Ilustrasi perumahan.
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA Bisnis – Bank Indonesia (BI) melaporkan hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) yang mengindikasikan bahwa harga properti residensial atau harga rumah di pasar primer secara tahunan terus meningkat.

img_title Bos BI Destry Pastikan Likuiditas Perbankan Tersedia, Ada Tapinya...

Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono menjelaskan, Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) kuartal IV-2022 tercatat meningkat sebesar 2,00 persen secara year-on-year (yoy). "Lebih tinggi dibandingkan dengan 1,94 persen (yoy) pada kuartal sebelumnya," kata Erwin dalam keterangannya, Jumat, 17 Februari 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penjualan Tumbuh Melambat

img_title Destry Damayanti Cetak Sejarah, Jadi Perempuan Pertama di Kursi Gubernur BI

Ilustrasi proyek perumahan.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

Dia menambahkan, hasil survei tersebut juga mengindikasikan bahwa penjualan properti residensial di pasar primer pada kuartal IV-2022 tumbuh melambat. Penjualan properti residensial tumbuh sebesar 4,54 persen (yoy) pada kuartal IV-2022, lebih rendah dari 13,58 persen(yoy) pada kuartal III-2022.

img_title Destry Damayanti Siapkan Strategi 3I Plus S Usai Resmi Pimpin BI, Apa Itu?

"Hasil survei juga menunjukkan bahwa pembiayaan non-perbankan masih menjadi sumber pembiayaan utama untuk pembangunan properti residensial," ujar Erwin.

KPR Masih Jadi Pilihan Utama Pembeli

Ilustrasi KPR

Photo :
  • Rumahku.com

Kemudian, lanjut Erwin, pada kuartal IV-2022, sebesar 72,51 persen dari total kebutuhan modal pembangunan proyek perumahan, berasal dari dana internal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari sisi konsumen, fasilitas KPR (Kredit Pemilikan Rumah) masih menjadi pilihan utama dalam pembelian properti residensial, dengan pangsa sebesar 75,03 persen dari total pembiayaan," ujarnya.

Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.

Bank Indonesia Dorong Transaksi Negara Anggota BRICS Pakai Mata Uang Lokal

Bank Indonesia mendorong negara-negara anggota BRICS untuk memperdalam integrasi keuangan dengan mempercepat transaksi mata uang lokal (LCT) dan tingkatkan konektivitas.

img_title
VIVA.co.id
12 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut