DPR Setuju IFG Dapat Suntikan Modal Rp 6,5 Triliun untuk Tuntaskan Polis Jiwasraya

Ilustrasi Rapat di Komisi XI DPR RI.
Sumber :

Jakarta – Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) merestui suntikan modal atau Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau Indonesia Financial Grup (IFG) sebesar Rp 6,55 triliun. 

Puan Dorong Ada Sanksi ke Perusahaan yang Masih Tahan Ijazah Pekerja

Adapun PMN yang disetujui oleh DPR itu di antaranya PMN tunai sebesar Rp 3 triliun untuk 2023, dan PMN tunai pada 2024 sebesar Rp 3,556 triliun. 

"DPR RI menyetujui Penyertaan Modal Negara Tunai pada Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp 3 triliun pada 2023 kepada PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero)," kata Wakil Ketua Komisi XI, Dolfie Othinel dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI Senin, 18 September 2023. 

DPR Dorong Jaksa Usut Tuntas Budi Arie yang Diduga Terima Jatah 50 Persen di Kasus Judol

Warga melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Galih Pradipta.

Dolfie mengatakan, untuk PMN tunai 2023 itu akan digunakan sebagai penguatan permodalan PT. Asuransi Jiwa IFG. 

Mandiri Ekonomi dan Berdaya, Perempuan Bajo Kini Melek Legalitas Usaha dan Keuangan

"Akan digunakan untuk penguatan permodalan PT Asuransi Jiwa IFG guna menerima pengalihan portofolio PT Jiwasraya," jelasnya. 

Sedangkan untuk restu PMN sebesar Rp 3,556 triliun pada 2024 kepada PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia akan digunakan untuk menyelesaikan pengalihan polis Jiwasraya. 

"Rp 3,556 triliun akan digunakan untuk penguatan kapasitas permodalan IFG Life dalam menyelesaikan pengalihan polis hasil restrukturisasi dari PT. Asuransi Jiwasraya," jelas dia.

[Humas Inalum]

Inalum Buktikan Konsistensinya Bangun Industri Aluminium Ramah Lingkungan

PT Indonesia Asahan Asahan Aluminium atau Inalum menegaskan konsistensi perusahaan dalam menciptakan industri aluminium yang adaptif, inovatif, dan ramah lingkungan.

img_title
VIVA.co.id
23 Mei 2025