Dukung Astacita, ISEI Fokus 5 Program Strategis Ini
- VIVA.co.id/Anisa Aulia
Jakarta, VIVA – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) berkomitmen menyatakan komitmennya mendukung program Astacita Presiden Prabowo Subianto. Hal itu dilakukan dengan berfokus pada lima program strategis utama.
Adapun lima program strategis mencakup; pertama, menjaga stabilitas perekonomian dan sistem keuangan Indonesia agar dapat bergerak menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.
"Ke depan, ISEI berkomitmen untuk bersinergi dan mendukung program Astacita pemerintah, dengan fokus pada lima program strategis," kata Ketua Umum ISEI Perry Warjiyo dalam pidatonya saat acara diskusi, dikutip dari keterangan resmi di Jakarta dikutip Minggu, 19 Januari 2025.
Kemudian yang kedua menurutnya, mengembangkan program hilirisasi SDA dalam meningkatkan nilai tambah perekonomian. Ketiga, membangun ketahanan pangan melalui strategi yang terintegrasi sebagai wujud Astacita ke-3.
“Keempat, mengakselerasi digitalisasi untuk mendukung terciptanya inklusivitas perekonomian dan keuangan,” tambahnya.
Presiden Prabowo Subianto di Acara Musyawarah Nasional Kadin Indonesia
- VIVA.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham
Kelima, penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui program sertifikasi profesi melalui Lamemba dan lembaga lainnya yang turut berperan aktif dalam perencanaan pembangunan ekonomi daerah.
"Berbagai tantangan global dan domestik saat ini menjadi tantangan ISEI sebagai leading think-tank perekonomian nasional; dan itu membutuhkan peningkatan dan penguatan program kerja ISEI ke depan di berbagai bidang, serta penguatan dalam struktur organisasi ISEI di pusat dan di cabang," terangnya.
Selain itu, Perry menyampaikan agar ISEI terus berinovasi dan berdampak positif bagi perekonomian, ISEI perlu didukung oleh beberapa langkah kunci.
Pertama, ISEI harus menjadi wadah bersama para ekonom Indonesia dengan semangat sinergi Akademisi, Bisnis, dan Government (ABG).
Kedua, berbagai program ISEI dilakukan dengan bersinergi dengan berbagai kalangan ABG sehingga membawa kemajuan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
Terakhir, ISEI sebagai wadah pengembangan profesi sehingga kelembagaan ISEI bekerja sama dengan Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (Lamemba), Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII) dan lainnya untuk mengembangkan kapabilitas para ekonom Indonesia.
Berdasarkan laporan World Competitiveness Ranking (WCR, 2024) yang dikeluarkan International Institute for Management Development (IMD), peringkat daya saing Indonesia naik dari posisi ke-34 menjadi ke-27.