Kebutuhan Meningkat, Anggota DPR Minta SKK Migas Genjot Lifting Migas

Anggota Komisi XII DPR RI Mukhtarudin
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anisa Aulia

Jakarta, VIVA – Anggota Komisi XII DPR RI Mukhtarudin meminta, SKK Migas meningkatkan produksi minyak dan gas (migas) nasional seiring kebutuhan yang makin meningkat. Peningkatan produk ini salah satunya dengan melakukan ekspansi wilayah kerja baru.

PEP Jambi Field Torehkan Produksi 1.243 BOPD Lewat Sumur PPS-020 di Puspa Asri

"Peningkatan lifting migas bisa dengan memaksimalkan wilayah kerja lama dan menambah wilayah kerja baru," kata Mukhtarudin dalam keterangannya Kamis, 27 Februari 2025.

Menurut Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR itu, meningkatkan produksi di wilayah kerja migas lama bisa dengan penggunaan teknologi EOR. Di Blok Rokan misalnya, PHR sudah meningkatkan produksinya dengan menggunakan teknologi EOR di sumur-sumurnya yang tua. Meski begitu, teknologi ini juga bagus untuk sumur-sumur yang baru.

Respons Arah Kebijakan Energi 2026, DPR ungkap Pentingnya Mekanisme Baru Subsidi LPG 3 Kg hingga Listrik Desa

Blok Rokan yang dikelola PT Pertamina Hulu Rokan (PHR)

Photo :
  • Dok. Pertamina

SKK Migas juga jelas Mukhtarudin harus melakukan ekspansi wilayah kerja baru. Perlu akselerasi tender wilayah kerja baru migas.

SKK Migas Jamin Tahap FEED dan Perizinan Proyek Masela Rampung Akhir 2025

"Kita punya potensi besar di Blok Masela dan East Natuna. SKK Migas harus menjadikan Blok Masela dan Blok East Natuna sebagai konsen," ujarnya.

Mukhtarudin menyatakan, upaya menggenjot lifting migas penting dilakukan untuk mencapai target swasembada energi yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Upaya menggenjot lifting migas ini penting untuk mencapai target swasembada energi yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan juga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia," katanya.

Dia meminta SKK Migas membicarakannya dengan KKKS yang potensial sehingga ada progres lebih.  " Kita berharap ada progres lebih dari dua blok strategis ini yang akan menjadi kunci  daya dukung energi di masa depan," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya