Dibuka Menguat, IHSG Berpotensi Rebound
- VIVA/Muhamad Solihin
Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 24 poin atau 0,38 persen di level 6.404 pada pembukaan perdagangan Rabu, 5 Maret 2025.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan, IHSG berpotensi rebound pada perdagangan hari ini.
"IHSG hari ini berpotensi teknikal rebound, walaupun masih ada resiko koreksi efek penurunan Bursa AS karena penerapan tarif oleh Donald Trump," kata Fanny dalam riset hariannya, Rabu, 5 Maret 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (foto ilustrasi)
- VIVA/M Ali Wafa
Kebijakan tarif Presiden AS, Donald Trump, menyebabkan gangguan sehingga sentimen pasar saham mengalami pelemahan pada Selasa kemarin.
Saham Jepang anjlok turun 1,2 persen dan Indeks Topix melemah 0,7 persen, setelah Trump menegaskan tarif untuk Meksiko dan Kanada akan berlaku sesuai rencana. Tingkat ketenagakerjaan Jepang untuk Januari mencapai 2,5 persen, atau di atas perkiraan sebesar 2,4 persen.
Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,15 persen, dan Indeks Kosdaq melemah 0,81 persen. Penjualan ritel negara itu untuk Januari 2025 turun 0,6 persen dari bulan sebelumnya.
Sementara S&P/ASX 200 Australia turun 0,58 persen, Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,28 persen, sedangkan Shanghai Composite naik 0,22 persen.
Investor akan terus mencermati saham-saham China menjelang pertemuan parlemen tahunan, yang dikenal sebagai 'Dua Sesi' dan akan dimulai hari Selasa pekan ini.
"Support IHSG berada di level 6260-6320 sementara resist IHSG di rentang 6480-6530," ujarnya.