Building Information Modeling RI Dinilai Tertinggal 20 Tahun

Ilustrasi arsitek
Sumber :
  • Pexels

Jakarta, VIVA – Building Information Modeling (BIM) tak lagi bisa dipandang sebelah mata dalam dunia arsitektur dan konstruksi Indonesia. Pendekatan digital ini  menyatukan desain, dokumentasi, dan koordinasi proyek dalam satu sistem terintegrasi.

img_title Izin TikTok Dibekukan Sementara

Shiddiq Wangsaputra, Founder Skala Academy. mengatakan, teknologi ini telah menjadi fondasi transformasi digital di banyak negara maju.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita (Indonesia) tertinggal 20 tahun,” ujar Shiddiq dikutip dari keterangan resminya, Minggu, 26 Juli 2025.

img_title Perwakilan Pegadaian Berlaga di E-Sport Edutainment Kelas Dunia, Juara Microsoft Excel World Championship Indonesia 2025

Dia menyoroti fakta bahwa Indonesia tertinggal hingga dua dekade dalam hal adopsi teknologi digital dibanding negara-negara seperti Inggris, Singapura, dan Finlandia. Ketertinggalan ini tidak hanya berdampak pada efisiensi proyek, tetapi juga menghambat daya saing profesional Indonesia di pasar global.

‘Inilah yang mendorong Skala Academy untuk terus menyediakan edukasi BIM secara luas melalui kelas online, webinar, dan pelatihan intensif,” tambahnya.

img_title Perkuat Transformasi Digital, Bank Mandiri Raih Pengakuan Internasional di Bidang Cash Management dan Treasury

Menjawab tingginya kebutuhan akan pelatihan yang lebih mendalam dan praktik langsung, Skala Academy secara resmi akan membuka headquarter baru. Skala menghadirkan program kelas offline pertama yang dirancang khusus untuk mempercepat transformasi digital industri arsitektur dan konstruksi Indonesia.

BIM.

Photo :
  • Istimewa.

“Offline class ini adalah wujud keseriusan kami: tidak sekadar teori, tapi praktik intensif agar Indonesia bisa mengejar,  bahkan mendobrak batas 20 tahun itu,” tambah Tomy Heuw, Co-Founder Skala Academy.

Diketahui, BIM pertama kali muncul di akhir 1970-an sebagai evolusi dari sistem deskripsi bangunan digital. Pada 1987, Archicad menjadi salah satu software BIM komersial pertama yang memperkenalkan konsep Virtual Building. Seiring waktu, BIM berkembang dari sekadar model 3D menjadi ekosistem kolaboratif lintas disiplin, mengintegrasikan geometri, data, dan proses dalam satu platform terhubung.

Negara-negara maju telah memanfaatkan BIM jauh lebih awal. Finlandia mulai mendorong penggunaan BIM secara nasional sejak 2002, dengan implementasi proyek pemerintah secara luas dimulai sekitar 2007. Norwegia memulai pilot BIM melalui Statsbygg sejak 2005, dan menetapkan manual SIMBA sebagai pedoman nasional pada 2007–2008.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Singapura, sistem e-submission berbasis BIM diperkenalkan pada 2010–2011, lalu diwajibkan untuk proyek > 20.000 m² mulai 2013, dan diperluas ke proyek > 5.000 m² pada 2015.

China mulai mengintegrasikan BIM dalam proyek infrastruktur besar seperti stadion nasional dan jalur kereta cepat sejak awal 2010-an, dan menjadikan BIM sebagai bagian resmi dari kebijakan industri nasional melalui program Made in China 2025, yang diumumkan pada 2015.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut