Dibuka Menghijau, IHSG Cenderung Datar di Tengah Rally Bursa Asia

Karyawan mengamati layar yang menampilkan informasi pergerakan IHSG di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (26/6/2020). (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Jakarta, VIVA – IHSG dibuka menguat 44 poin atau 0,57 persen di level 7.971 pada pembukaan perdagangan Selasa, 26 Agustus 2025.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG cenderung datar (sideways) pada perdagangan hari ini.

"IHSG berpotensi sideways hari ini di range 7.900-8.000," kata Fanny dalam riset hariannya, Selasa, 26 Agustus 2025.

Ilustrasi papan saham IHSG.

Photo :
  • VIVA/Muhamad Solihin

Bursa saham dan mata uang Asia kompak menguat pada perdagangan Senin kemarin, dipimpin oleh ringgit Malaysia dan indeks acuan Taiwan.

"Rally pasar terjadi setelah Ketua The Fed, Jerome Powell, menyampaikan pidato bernada dovish dalam simposium Jackson Hole," ujar Fanny.

Di pasar saham, indeks Taiex Taiwan melesat 2,16 persen diikuti bursa pasar saham di daratan China, CSI 300 dan Shanghai Composite, yang sama-sama melonjak masing-masing sebesar 2,08 dan 1,51 persen.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 0,41 persen dan Topix naik 0,15 persen. Sedangkan di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 1,30 persen dan Kosdaq menguat 1,98 persen.

LPS Pangkas Tingkat Bunga Penjaminan di Bank Umum Jadi 3,75 Persen, Ini Alasannya

Selain itu, Hang Seng Hong Kong menguat 1,94 persen, S&P/ASX 200 Australia naik tipis 0,06 persen, FTSE Straits Times naik 0,08 persen, dan FTSE Malay KLCI menguat 0,31 persen.

Papan IHSG

Photo :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Rawan Pelemahan, Rupiah Dibuka Lesu di Tengah Penantian Suku Bunga The Fed

Di sisi lain, pasar menanti keputusan suku bunga Bank of Korea dan Bangko Sentral Pilipinas pada Kamis pekan ini. Di Singapura, inflasi inti pada bulan Juli tercatat 0,5 persen atau lebih rendah dari ekspektasi. 

"Support IHSG berada di level 7.850-7.900 sementara resist IHSG di rentang 7.950-8.000," ujarnya.

Bursa Asia Anjlok Imbas Trump Ancam Tarif 200 Persen ke Tiongkok hingga Pecat Bos The Fed
Ilustrasi investasi properti di Singapura

Bursa Asia-Pasifik Bergejolak saat Wall Street Cetak Rekor Tertinggi

Bursa Asia-Pasifik berfluktuasi di awal perdagangan Jumat, 29 Agustus 2025. Sementara Wall Street cetak rekor baru dengan S&P 500 dan Dow Jones sentuh level tertinggi.

img_title
VIVA.co.id
29 Agustus 2025