Ada Kejutan dari Pupuk Kaltim

Ilustrasi pupuk bersubsidi.
Sumber :

Jakarta, VIVA – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mencatat realisasi produksi pupuk sebesar 3,5 juta ton atau 54,5 persen dari target tahunan 6,43 juta ton.

Teknologi Canggih Ini Diam-diam Jadi Tameng Upacara HUT ke-80 RI

Jumlah ini dibukukan sepanjang semester I-2025. Produksi tersebut terdiri atas 1,86 juta ton urea, 149 ribu ton NPK, dan 1,49 juta ton amonia.

Selain produksi, distribusi pupuk bersubsidi juga berjalan sesuai rencana, dengan penyaluran mencapai 500 ribu ton ke wilayah tanggung jawab Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.

Kehadiran Kakorlantas dan Jajaran di Lapangan saat HUT ke-80 RI Tunjukkan Tanggung Jawab Moral

Di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi tetap aman.

Tahun ini dialokasikan 9,55 juta ton pupuk bersubsidi senilai Rp44 triliun bagi 14,9 juta petani penerima. Hingga 25 Agustus 2025, realisasi penyaluran tercatat 4,8 juta ton atau sekitar 59 persen dari total alokasi.

Pesta Rakyat Meriahkan HUT ke-80 RI di Rempang dan Galang

Bukan itu saja, Pupuk Kaltim menyadari peran pentingnya untuk memberikan manfaat tidak hanya bagi perusahaan, tapi juga masyarakat.

Masih dalam momen peringatan Hari Ulang Tahun atau HUT ke-80 RI (Republik Indonesia), Pupuk Kaltim menggelar rangkaian acara bersama masyarakat Bontang yang berlangsung pada 15 Agustus hingga 6 September 2025.

Mengusung semangat persatuan dan gotong royong, beragam acara digelar. Mulai dari konser musik, pesta rakyat, pagelaran budaya, bazar puluhan UMKM lokal, hingga Merdeka Run.

Rangkaian acara turut dimeriahkan dengan partisipasi puluhan UMKM Bontang yang menjual dan mempromosikan produk lokal.

Kehadiran UMKM yang difasilitasi oleh Pupuk Kaltim menjadi bukti konkret dukungan perusahaan untuk memperkuat perekonomian lokal.

"Masyarakat Bontang telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari operasional perusahaan selama ini. Ke depannya, kami ingin terus memberdayakan ekonomi lokal," ungkap Vice President Komunikasi Korporat Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya, melalui keterangan resminya, Jumat, 29 Agustus 2025.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya