Cara Elnusa Petrofin Bantu Capai Target SDGs Nasional
- VIVA.co.id/Destriadi Yunas Jumasani (Pontianak)
Jakarta, VIVA â PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA) mencatat telah melaksanakan sebanyak 1.010 kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) sepanjang tahun 2025. Kegiatan itu dilakukan di 98 unit operasi yang tersebar di seluruh Indonesia.
Kegiatan sosial EPN terintegrasi dengan Lima Pilar Program Petrofin Peduli, di antaranya Petrofin Tanggap, Petrofin Pintar, Petrofin Sehat, Petrofin Resik, dan Petrofin Aman. Yang, dijalankan mencakup lini bisnis seluruh unit operasi, yakni Transportasi, Integrated Terminal & Retail Operation (ITRO), Fuel Petrochemical Service Operation (FPSO), dan Chemical yang tersebar di seluruh Indonesia.
Manager Corporate Communication & Relations, Putiarsa Bagus Wibowo, menyatakan bahwa setiap tahunnya jumlah kegiatan CSR EPN mengalami peningkatan 4% dibanding tahun 2024 seiring dengan bertambahnya jumlah unit operasi yang dikelola EPN dan aktivasi kegiatan di lokasi existing.
âPelaksanaan program CSR kami berlandaskan pada semangat employee volunteering. Hal ini bertujuan tidak hanya untuk mempererat jalinan silaturahmi dengan stakeholders lokal, tetapi juga menanamkan DNA kepedulian sosial dalam budaya kerja perusahaan. Kami berkomitmen untuk terus hadir melayani sepenuh hati untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan lingkungan yang inklusif di setiap wilayah operasi kami,â ungkap Putiarsa dikutip dari keterangannya, Selasa, 6 Januari 2026.
Dia menjabarkan, total penerima manfaat kegiatan CSR EPN terhitung sebanyak 52.513 jiwa dengan sasaran utama adalah masyarakat Ring 1 perusahaan. Kemudian, kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, balita, prasejahtera, hingga masyarakat yang terdampak bencana.
Putiarsa menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan cukup beragam menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan potensi kearifan lokal setempat. Dalam aspek lingkungan, Elnusa Petrofin memperkuat komitmen inisiatif Zero Waste melalui pengembangan Program CSR Appostraps, sebuah inisiatif pengelolaan limbah yang mengedepankan prinsip cradle-to-grave.
Pendekatan ini memastikan bahwa pengelolaan limbah tidak berhenti pada tahap pembuangan, melainkan menjadi bagian integral dari Product Life Cycle (PLC) perusahaanâmulai dari perencanaan, pemanfaatan kembali, hingga pengolahan akhir yang bertanggung jawab. Program yang telah dilaksanakan di tiga wilayah operasional ini menjadikan limbah operasional memiliki nilai guna baru sekaligus meminimalkan dampak lingkungan, sejalan dengan agenda transisi menuju praktik bisnis yang lebih sirkular dan berkelanjutan.