Jokowi Tandatangani Draf UU Tax Amnesty

Presiden Joko Widodo
Sumber :
  • Kris - Biro Pers Setpres

VIVA.co.id – Presiden Joko Widodo memastikan telah menandatangani draf Undang-undang tentang Pengampunan Pajak atau tax amnesty pada 1 Juli 2016.

img_title Purbaya: Perlindungan Hukum ke Investor Patriot & Merah Putih Bond Beda dengan Tax Amnesty

"Oh sudah, pekan lalu. Jumat sore, langsung saya tandatangani. Nanti, sesudah ditandatangani yang paling penting instrumen untuk menampung uang-uang masuk, capital inflow, money inflow, harus siap. Misalnya, reksadana, infrastructure bonds, SBN, obligasi BUMN," kata Jokowi di sela-sela kunjungannya di Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin 4 Juli 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jokowi mengungkapkan hasil dari pengampunan pajak tersebut dapat dialokasikan untuk kebutuhan infrastruktur. Seperti di antaranya untuk pembangunan tol, pelabuhan, bandara hingga pembangkit listrik.

img_title Purbaya Minta WNI Pemilik Harta di Luar Negeri Pulangkan Asetnya dalam 6 Bulan, Ini Konsekuensinya

"Iya, kebutuhan lima tahun memang Rp4900 triliun. Dari APBN hanya bisa menyediakan Rp1500 triliun. Kekurangannya dari investasi, dari dunia swasta, sebagian dari BUMN," sebut dia.

Jokowi mengatakan akan segera melakukan sosialisasi terkait kebijakan tax amnesty ini. Menurut dia, sosialisasi akan dilakukan setelah Lebaran di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Balikpapan, Medan hingga mencakup sosialisasi di luar negeri.

img_title Tak Berniat Jalankan Lagi Tax Amnesty, Purbaya: Kecuali Ada Perintah dari Presiden

"Sosialisasi harus masif untuk menjelaskan bahwa amnesty pajak ini untuk kepentingan jangka panjang. Karena, pajak kita jadi lebih besar, income tahun depan, ke depan dan ke depannya lagi makin besar," ungkap dia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya: Selama Saya Jadi Menteri Keuangan Tak Ada Tax Amnesty

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan selama pihaknya menjadi Menteri maka tidak akan ada tax amnesty atau pengampunan pajak dan lebih memilih merapikan tax collection

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut