Toko Online Rakuten Gulung Tikar

Manajemen Rakuten Indonesia
Sumber :
  • Viva.co.id/Agus Tri Haryanto

VIVA.co.id – Di tengah tumbuhnya industri e-commerce Indonesia, salah satu pemainnya harus angkat kaki, yakni rakuten.co.id. Perusahaan asal Jepang itu memutuskan untuk gulung tikar dalam waktu dekat ini.

img_title Ekspansi ke Thailand, AHA Commerce Bawa Model Pengelolaan E-Commerce RI ke Pasar Asia Tenggara

Pada situsnya, Rakuten memajang informasi mengenai penutupan layanan mereka di Tanah Air. Semua aktivitas jual-beli di Rakuten akan dihentikan, terhitung mulai 1 Maret 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan sangat menyesal, kami mengumumkan bahwa Rakuten Belanja Online tidak lagi tersedia bagi pelanggan untuk melakukan pembelian, per 1 Maret 2016. Kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan Anda selama beberapa tahun ini, dan kami harap Anda menikmati berbelanja di Rakuten Belanja Online," tulis Rakuten di situsnya.

img_title Penerapan Pajak E-Commerce Berpeluang Kembali Ditunda, Purbaya Ungkap Alasannya

Tak dijelaskan alasan di balik penutupan Rakuten di Indonesia ini, apa dari sisi persaingan e-commerce, khususnya di bisnis costumer-to-costumer (C2C), atau karena hal lainnya.

Tak hanya di Indonesia, penutupan e-commerce marketplace itu juga terjadi di Malaysia dan Singapura.

img_title Pajak E-Commerce Ditunda, DJP Buka Suara soal Pedagang yang Terlanjur Bayar

"Kami senang Anda telah menjadi pelanggan Rakuten, dan kami berharap untuk dapat meluncurkan layanan Rakuten yang baru dan menarik dalam beberapa bulan mendatang," ujar Rakuten.

Diketahui, Rakuten masuk ke Tanah Air pada 2011. Dengan menjamurnya pemain e-commerce di Indonesia, pemerintah dengan tegas menyatakan, target untuk meraih transaksi e-commerce di 2020 mencapai US$130 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski telah menyatakan akan berhenti beroperasi, tetapi Rakuten menjamin, setiap konsumen yang berbelanja hingga 29 Februari 2016 akan dilayani dengan baik.

"Semua pesanan dengan pembayaran yang terkonfirmasi pada periode ini akan tetap dikirimkan," janji Rakuten.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman

Menteri Maman: Implementasi Diskon 50 Persen Biaya E-Commerce Bagi UMK Tunggu Jadwal Integrasi

Maman mengatakan, implementasi diskon 50 persen biaya layanan e-commerce bagi usaha mikro dan kecil (UMK) yang menjual produk dalam negeri, telah mencapai 95 persen.

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut