Bos Canon: Kamera Digital Bakal Terus Anjlok

Kamera Canon
Sumber :
  • Instagram/@eos_canonjp

VIVA – Kehadiran smartphone dengan kamera Artificial Intelligence atau AI membuat gambar yang dihasilkan bisa menandingi hasil foto dari kamera digital. Kemampuan smartphone ini dinilai bisa mengancam eksistensi kamera digital. 

img_title Produk Udang di Serang Terkontaminasi Zat Radioaktif, Puan: Rugikan Masyarakat!

Dilansir melalui laman Ubergizmo, Selasa 29 Desember 2018, menurut laporan dari Nikkei, Presiden Canon, Fujio Mitarai melihat di masa depan pasar kamera digital tampaknya agak suram. Bos Canon itu percaya pasar produk kamera digital akan menyusut hingga 50 persen dalam dua tahun ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, Mitarai melihat bagaimana alat fotografi akan dikembangkan untuk bidang lain, seperti pengawasan lingkungan dan perawatan medis.

img_title Shutdown AS Bisa Bikin The Fed 'Buta' Tentukan Arah Suku Bunga Acuan

"Pasar kamera digital akan terus jatuh selama dua tahun. Jumlah pemula dan profesional yang akan menggunakannya hanya lima hingga enam juta unit," katanya.

Pernyataan bos Canon itu bukan mengartikan kamera digital akan mengikuti jejak dinosaurus yang punah, namun lebih kepada pasarnya yang menurun. Sebagian besar pengguna membeli kamera digital untuk hobi atau menjadikannya sebagai ladang mencari nafkah.

img_title Menko Zulhas Pastikan Kasus Udang Terkontaminasi Radioaktif Tak Nyebar ke Rantai Pasok RI

Hal ini merupakan pandangan yang menarik bagi perusahaan yang diketahui baru saja meluncurkan kamera mirrorless full-frame, EOS R pada 2018. Bahkan ada rumor yang menyebutkan, Canon akan memiliki mirrorless 100 MP yang akan diumumkan di bulan selanjutnya. (ali)

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, Jawa Timur

Tertibkan Rokok Ilegal, Purbaya Ingin Ciptakan Pasar yang Lebih Adil

Jika produsen rokok kecil terkendala permodalan dalam upayanya berbisnis resmi dan legal, Purbaya mengatakan pemerintah akan membantu mereka.

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut