Drone Jepang Berhasil Kirim Video dari Stasiun Luar Angkasa

Drone Jepang di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Sumber :
  • JAXA

VIVA.co.id – Pesawat nirawak nol gravitasi milik Jepang mengirimkan gambar pertamanya yang beroperasi di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Badan Antariksa Jepang (JAXA) telah merilis gambar pertama yang diambil dari Drone ‘Internal Ball Camera’, yang dikirim untuk mengambil gambar dan video aktivitas astronaut.

Mengutip situs BBC, Selasa, 18 Juli 2017, drone berbentuk bola kecil ini mengambang di area bebas gravitasi namun dioperasikan dari bumi.

Drone ini bisa bergerak bebas di mana saja, kapan saja, dan merekam gambar dari sudut mana pun. Tujuannya cukup sederhana, yaitu mengambil gambar dan video, yang hingga kini kerap dilakukan oleh para astronaut sendiri sebagai alat dokumentasi karya dan eksperimen mereka.

Gambar dapat dikirim secara real time kembali ke bumi, dan sangat memungkinkan berperan sebagai 'pengawas dan peneliti di lapangan untuk memeriksa pekerjaan astronaut'.

Pesawat tak berawak tersebut dikirim ke ISS pada awal Juni 2017. Namun, baru sekarang merekam dan merilis gambar serta video. JAXA mengklaim kalau drone ini membantu sekitar 10 persen pekerjaan astronaut di ISS.

Sebelumnya, Jepang telah meluncurkan robot mini yang mampu berbicara dengan manusia ke ruang angkasa untuk pertama kalinya pada 9 Agustus 2013.

Robot yang bernama Kirobo itu diluncurkan melalui roket tak berawak pada wahana antariksa di Pulau Tanegashima, Jepang. Kirobo memiliki berat 1 kg dan tinggi 34 cm ini mampu menyimpan rekaman percakapan dari ruang kontrol astronaut.

10 Drone Militer Paling Berbahaya di Dunia Tahun 2025: Nomor 4 Akan Membuat Anda Tercengang!

Cuplikan video:

Saudi Arabia Deploys Drones for Fast Medical Aid During Hajj

(ase)

Ledakan di Ukraina pasca serangan drone militer Rusia

Abaikan Ultimatum Trump, Ratusan Drone Rusia Bombardir Ukraina

Rusia meluncurkan 400 pesawat tanpa awak Shahed dan pesawat nirawak pengalih, serta satu rudal balistik, pada malam hari, kata angkatan udara Ukraina.

img_title
VIVA.co.id
16 Juli 2025