Pentingnya Melindungi Data Pribadi di Era Digital

Ilustrasi data pribadi.
Sumber :
  • Instagram/@accumepartners

Jakarta, VIVA – Di era digital, data pribadi menjadi aset berharga yang rentan disalahgunakan. Melindungi informasi seperti nama, alamat, dan nomor telepon kini semakin krusial.

img_title Komisi II Mau Panggil KPU, Tanya soal Aturan Ijazah Capres yang Dirahasiakan

Maraknya kebocoran data menunjukkan perlunya kesadaran akan privasi. Setiap individu harus proaktif menjaga keamanan informasi pribadinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penggunaan kata sandi yang kuat dapat mencegah akses tanpa izin. Selain itu, mengaktifkan otentikasi dua faktor menambah lapisan perlindungan.

img_title Menguak Alasan KPU Rahasiakan Data Pribadi hingga Ijazah Capres-Cawapres

Media sosial sering menjadi pintu masuk penyalahgunaan data pribadi. Pengguna disarankan membatasi informasi yang dibagikan secara publik.

Di tengah meningkatnya urgensi pelindungan data, Lembaga Sertifikasi Profesi Pelindungan Data Pribadi Indonesia (LSP PDPI) memperoleh lisensi dari BNSP dengan nomor BNSP-LSP-2615-ID. LSP PDPI menjadi lembaga pertama di Indonesia yang berwenang menyelenggarakan sertifikasi profesi pelindungan data.

img_title Wakil Panglima TNI Buka Suara soal Dugaan Anggota BAIS Ditangkap saat Unjuk Rasa

Ketua Umum HPPDPI, Irineus Dwinanto Bimo, menegaskan pentingnya tenaga profesional dalam menerapkan UU Nomor 27 Tahun 2022. “HPPDPI hadir untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan tenaga Pejabat Pelindungan Data Pribadi (PPDP) di Indonesia,” ujarnya, dikutip Selasa 8 Juli 2025.

Direktur LSP PDPI, Mohammad Novel Ariyadi menyatakan kesiapan menjalankan sertifikasi menyeluruh. “LSP PDPI adalah yang pertama berlisensi BNSP dan siap melaksanakan program sertifikasi DPO,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lisensi ini menjadi tonggak penting menjelang pembentukan Badan Pengawas Pelindungan Data Pribadi. Sertifikasi ini menjawab kebutuhan dunia usaha akan tenaga profesional yang kompeten.

Perusahaan juga memiliki tanggung jawab melindungi data pelanggan. Kebijakan privasi yang jelas dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi langkah penting.

Ilustrasi hacker.

Mobil Anda Bisa Dikunci Hacker dari Jarak Jauh, Ini Ancamannya di 2026

Peretas atau hacker dapat menyusup lewat sistem kontraktor untuk mengganggu sistem kritis dan memicu kerugian finansial. Serangan siber tetap didominasi ransomware.

img_title
VIVA.co.id
11 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut