Apa Itu Dejavu? Begini Penjelasan dengan Teorinya

Ilustrasi dejavu.
Sumber :
  • Pixabay

Jakarta – Apakah kamu pernah mengalami sensasi aneh di mana kamu merasa sudah pernah mengalami situasi atau peristiwa yang sedang terjadi, meskipun sebenarnya kamu tahu bahwa itu tidak mungkin?

img_title Fenomena Heartopia: Game Santai yang Bikin Anak Muda Ketagihan

Fenomena ini dikenal sebagai dejavu, dan telah menjadi subjek minat dan penelitian yang luas. Dalam artikel ini, VIVA Digital akan merangkum soal konsep dejavu, mencoba memahami fenomena ini, dan melihat beberapa teori yang mencoba menjelaskan misteri dibaliknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Definisi dan Pengalaman Dejavu

img_title Izin TikTok Dibekukan Sementara

Ilustrasi wanita kebingungan.

Photo :
  • U-Report

Dejavu berasal dari bahasa Prancis yang berarti "sudah dilihat." Secara umum, dejavu adalah perasaan atau sensasi bahwa suatu peristiwa yang sedang terjadi telah dialami sebelumnya.

img_title Perwakilan Pegadaian Berlaga di E-Sport Edutainment Kelas Dunia, Juara Microsoft Excel World Championship Indonesia 2025

Pengalaman ini sering kali disertai dengan perasaan aneh, seperti rasa akrab atau pengetahuan tentang apa yang akan terjadi selanjutnya.

Namun, saat seseorang mencoba memperjelas kenangan tersebut, ia sering kesulitan mengingat di mana atau kapan peristiwa tersebut sebenarnya terjadi.

Teori tentang Dejavu

Meskipun belum ada jawaban yang pasti tentang penyebab dejavu, ada beberapa teori yang diajukan untuk mencoba menjelaskan fenomena ini:

Teori Jalan Pintas Persepsi

Teori ini mengusulkan bahwa dejavu terjadi ketika ada gangguan dalam proses pengolahan informasi di otak. Ini bisa terjadi ketika informasi melalui jalan pintas di otak, melewati proses pengolahan yang lebih dalam, sehingga menciptakan sensasi bahwa situasi itu sudah pernah terjadi sebelumnya.

Teori Ingatan

Menurut teori ini, dejavu terjadi ketika terjadi gangguan dalam memori. Saat kita mengalami situasi baru yang memiliki kesamaan dengan situasi sebelumnya, mungkin terjadi ketidaksesuaian dalam ingatan kita, sehingga kita merasa telah mengalaminya sebelumnya.

Teori Dimensi Paralel

Salah satu teori yang lebih spekulatif adalah bahwa dejavu adalah hasil dari interaksi antara dimensi paralel. Menurut teori ini, ketika kita mengalami dejavu, kita mungkin mengakses ingatan dari versi diri kita di dimensi lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teori Neuropsikologis

Pendekatan ini melibatkan studi tentang otak dan proses kognitif. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dejavu dapat terjadi ketika ada gangguan dalam hubungan antara ingatan jangka pendek dan ingatan jangka panjang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut