ULM Targetkan Pendapatan Rp350 Miliar setelah Berstatus PTN-BLU

Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Sutarto Hadi
Sumber :
  • antaranews.com

VIVA – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Kalimantan Selatan menargetkan pendapatan Rp350 miliar setelah perguruan tinggi negeri terakreditasi A itu berstatus PTN satuan kerja badan layanan umum (BLU) tahun ini.

"Ini jadi target kita tahun depan, artinya harus ada peningkatan dari sekarang yang mencapai Rp285 miliar," kata Rektor ULM Prof Sutarto Hadi di Banjarmasin, Sabtu (11/6).

Diakui dia, status BLU telah memberikan keleluasaan bagi ULM untuk mengelola anggaran keuangan dan mencari sumber-sumber penghasilan lain agar tidak hanya dari uang kuliah mahasiswa.

Untuk itulah, Sutarto memastikan ada beberapa unit bisnis yang kini dijajaki sebagai wujud inovasi dan kreativitas dalam mencari pendapatan demi kemajuan kampus dan peningkatan kesejahteraan sivitas akademica.

Salah satu yang ingin digarap ULM yaitu pengembangan aplikasi belajar mengaji bekerja sama dengan Novo melalui artificial intelegence. Novo merupakan alternatif E-Learning bahasa Inggris yang menawarkan para pengajar bahasa dapat melakukan kegiatan pengajaran tanpa bertatap muka.

"Saya sudah berdiskusi bersama CEO Novo Martijn Enter. Semoga prototipe pertama segera lahir agar memberikan keyakinan untuk usaha selanjutnya," ujar Sutarto.

Sang rektor menegaskan pula seluruh aset di ULM yang kampusnya berada di Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru harus bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan penghasilan.

Bahkan ULM sedang mengembangkan KLinik Pratama Lambung Mangkurat Medical Center (LMMC) untuk menjadi rumah sakit sebagai unit usaha potensial dalam pengelolaan keuangan BLU. (antara)

img_title Kasus Rektor Unsoed Jadi Momentum Pemerintah Perkuat Pengawasan PTN
Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof. Akhmad Sodiq (kanan)

KPK Bongkar Kasus Rektor Unsoed, Audit PTN Didorong Perkuat Tata Kelola Pendidikan

Terungkapnya dugaan korupsi yang menyeret Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dinilai dapat menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola PTN di Indoensia.

img_title
VIVA.co.id
28 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut