Metode Zoning bikin Rumah Rapi Terus
- Dok. IKEA
Gunakan metode zoning untuk mengatur alur penggunaan
Zoning sering dipahami sebagai membagi area untuk fungsi tertentu. Misalnya, membuat area “siap berangkat” di dekat pintu, tempat semua barang yang dipakai sebelum keluar rumah terkumpul.
Atau, sudut “wind down” di kamar, di mana barang-barang yang dipakai sebelum tidur diletakkan dalam satu jangkauan. Dengan pendekatan ini, barang jadi memiliki konteks penggunaan yang jelas. Zoning seperti ini membantu mengurangi kebiasaan mengambil dari satu tempat dan menaruh di tempat lain.
Barang digunakan di area yang sama dengan tempat penyimpanannya, sehingga tidak perlu berpindah-pindah atau menumpuk di titik lain. Ada banyak perabot pendukung dari IKEA tentunya yang bisa membantu membentuk zona-zona ini secara lebih konsisten.
Sisakan ruang dengan sengaja, dan pilih apa yang mau dipertahankan
Pada akhirnya, tidak semua ruang perlu diisi dengan barang. Saat semua sudut terpakai, ruang justru lebih cepat terasa sesak dan sulit dijaga. Ini juga terkait apakah barang di rumah masih perlu digunakan atau tidak.
Karena, pada akhirnya, tidak semua barang perlu terus ada di dalam rumah. Sebagian memang bisa disimpan terpisah, namun ada juga yang bisa diberikan, atau dijual kembali sebagai preloved items agar tetap berguna.
Dengan menyaring barang atau decluttering secara berkala, akan lebih jelas mana yang memang dipakai dan mana yang hanya tersimpan sampai berdebu. Saat yang tersisa benar-benar relevan hanya yang digunakan, ruang dan rumah akan terasa lebih lega dan lebih mudah digunakan sehari-hari.