Virus Corona Ternyata Berdampak ke Satelit Indonesia

Ilustrasi satelit di luar angkasa
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Dampak virus corona yang dimulai di negara China memang mulai merebak ke seluruh dunia. Namun bukan hanya kesehatan saja yang berdampak tapi mulai terasa ke sektor lain. 

img_title Seskab Teddy Sebut Lawatan 4 Negara Presiden Prabowo Catat Investasi dan Kerja Sama

Salah satunya adalah pengadaan Satelit Republik Indonesia atau yang dikenal dengan nama Satelit Satria. Pembiayaan ini dilakukan oleh BPI France dari Perancis dan AIIB (Asian Infrastructure Investment Bank) dari China. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nah, masalah muncul saat akan melakukan tanda tangan perjanjian dengan dua investor tersebut. Karena menurut Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti), Anang Latif, proses itu harus bertemu dengan keduanya.

img_title Menlu Sugiono Minta Dunia Bebas dari Senjata Nuklir, Ini Alasannya

"Nah di situ persoalannya negara sananya itu di-banned kan, bordernya di-banned. Sekarang lagi nunggu kabar bagaimana penyelesaian pertemuan itu," kata Anang ditemui di Gedung Kominfo, Senin, 10 Februari 2020. 

Dia menuturkan jika perjanjian seluruh pihak harus bertemu. Persetujuan juga harus didapatkan dari semuanya dan uang tersebut terkumpul 100 persen. 

img_title Macron Resmi Nyatakan Prancis Akui Palestina Sebagai Negara di PBB

Pertemuan ini sebelumnya sempat tertunda karena masalah administrasi serta kejadian wabah virus Corona. Lalu direncanakan akan dilakukan pada bulan Maret mendatang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun dia enggan berandai-andai jika corona masih terjadi hingga bulan depan. Menurutnya saat ini PT Satelit Nusantara III sedang melakukan komunikasi untuk memindahkan pertemuan di tempat lain. 

"Kan kalau kita ke China langsung enggak bisa, ya sudah kita ketemu di satu titik lagi (sedang) dibicarakan," kata dia.

Pertemuan Donald Trump dan Netanyahu (Doc: India Today)

Netanyahu Bertemu Trump Hari Ini dalam Kondisi 'Terpojok'

Netanyahu memasuki pertemuan hari Senin dalam posisi yang terpojok. Ia telah menaruh semua harapannya pada Trump, di tengah dukungan Barat pada Palestina

img_title
VIVA.co.id
29 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut