Terowongan ke Dunia Lain Ditemukan
- Wikipedia
Jakarta – Penemuan terowongan yang menakjubkan di salah satu kuil di reruntuhan kota kuno Taposiris Magna telah membawa cahaya pada upaya pencarian makam Cleopatra.
Berdasarkan catatan sejarah, Cleopatra dikabarkan dimakamkan berdampingan dengan Jenderal Romawi Mark Antony, suaminya. Meskipun demikian, para arkeolog terus melakukan penelitian dan mencari bukti-bukti yang kuat terkait lokasi makam tersebut.
Ilustrasi Terowongan air
- http://dunianugroho29.blogspot.com
Dilansir VIVA Tekno dari Britanica, Rabu, 31 Januari 2024, Cleopatra, yang dikenal sebagai Ratu Mesir Kuno dan sering disebut sebagai 'Firaun Perempuan,' menjadi fokus penelitian Tim arkeolog yang dipimpin oleh Kathleen Martinez dari Universitas San Domingo selama lebih dari 20 tahun.
Dalam upaya pencarian ini, Martinez dan timnya menemukan sebuah terowongan sepanjang 1.305 meter yang terletak 13 meter di bawah tanah di reruntuhan tersebut. Kementerian Pariwisata dan Barang-barang Antik Mesir menyebut penemuan terowongan kuno ini sebagai 'keajaiban.'
Kuil Taposiris Magna, yang didirikan sekitar tahun 280 SM oleh Ptolemeus II, putra dari Jenderal terkenal Alexander Agung dan salah satu leluhur Cleopatra, diyakini didedikasikan untuk dewa Osiris dan ratunya, dewi Isis, menurut informasi dari tim arkeolog.
Keduanya diyakini dekat dengan Cleopatra. Koin-koin bertuliskan nama dan rupa Cleopatra dan Alexander Agung telah ditemukan di terowongan tersebut. begitu pula dengan patung Isis. Terowongan ini dipahat dari batuan dasar Mesir.
Lubang pemakaman berisi penguburan Yunani-Romawi juga telah ditemukan di kuil. Ada kemungkinan bahwa Cleopatra dan suaminya Mark Antony mungkin dikebumikan di makam yang sama.
Penelitian di masa depan dapat menghasilkan lebih banyak informasi tentang apakah terowongan tersebut dapat mengarah ke makam yang telah lama hilang.
Tahap selanjutnya adalah menjelajahi laut Mediterania di dekatnya. Antara tahun 320 dan 1303 M, serangkaian gempa bumi melanda area tersebut. Alhasil, sebagian candi runtuh dan ditelan ombak.
Kepala pualam juga ditemukan di lokasi candi. Terlepas dari apakah makam tersebut ditemukan atau tidak, penggalian menyeluruh terhadap reruntuhan ini dapat memberi tahu kita lebih banyak tentang kota kuno misterius tersebut.
Sejauh ini, telah ditemukan beberapa harta karun di terowongan tersebut. Antara lain pecahan tembikar dan balok batu kapur berbentuk persegi panjang.