Ada Planet Neraka Berisi Lautan

Ilustrasi planet ekstrasurya dalam sorotan bintang induknya.
Sumber :
  • Space.com

VIVA Tekno – Para ilmuwan merilis penelitian tentang planet yang disebut sebagai 'planet neraka', yaitu 55 Cancri e atau 'Janssen'.

img_title Detik-detik Penemuan Pria Tewas di Lahan Kosong Pondok Aren, Celana Berlumur Darah dan Wajah Ditutup Sarung

Planet ini merupakan 'Bumi super” yang sangat panas dan berubah menjadi bola lava yang mengorbit sangat dekat dengan bintangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

55 Cancri e atau 'Janssen' memiliki orbit yang sangat dekat dengan bintangnya, Copernicus atau 55 Cnc, sehingga satu tahun di planet ini hanya berlangsung 18 jam.

img_title Panas Ekstrem 40 Derajat Celcius Bayang-bayangi Jutaan Jemaah Haji di Arab Saudi

Permukaannya dipenuhi oleh lautan lava yang dalam, dan suhu siang hari rata-rata mencapai sekitar 2.573 derajat Kelvin atau sekitar 2.300 derajat Celcius, seperti dilansir dari Mirror.

Ilustrasi planet baru atau planet yang baru lahir.

Photo :
  • Newsweek

img_title Suhu Global Bisa Pecahkan Rekor Tertinggi dalam Lima Tahun ke Depan, Ini Alasannya!

Penemuan ini diungkapkan melalui alat baru yang menangkap pengukuran ultra-presisi dari cahaya bintang yang bersinar dari matahari Janssen.

Dalam analisis orbit baru yang diterbitkan dalam Jurnal Nature Astronomy diketahui bahwa Janssen mengorbit Copernicus 70 kali lebih dekat dibandingkan Bumi mengorbit Matahari.

Meski planet ini selalu panas, kondisi seperti neraka yang ekstrem ini mungkin terjadi setelah Janssen ditarik ke ekuator bintangnya karena perubahan gravitasi dari Copernicus dan planet saudara Janssen.

Ilustrasi planet yang tengah dihisap oleh bintang sekarat

Photo :
  • universetoday.com

Lily Zhao, seorang astrofisikawan yang memimpin penelitian ini, menjelaskan, "Kami telah mempelajari bagaimana sistem multi-planet ini – salah satu sistem dengan planet terbanyak yang kami temukan – mencapai keadaan saat ini,” katanya.

Bahkan, dalam orbit aslinya, Janssen kemungkinan begitu panas sehingga tidak ada yang bisa bertahan di permukaannya.

Peneliti ingin mempelajari sistem yang jauh ini untuk menilai bagaimana planet-planet telah berevolusi dari waktu ke waktu dan bagaimana sistem ini berbeda dari tata surya kita, di mana semua planet menempati bidang orbit yang hampir identik.

Ketika ditemukan dan dikonfirmasi, Janssen menjadi contoh pertama dari planet dengan periode orbit sangat pendek atau hanya 18 jam.

Orbitnya memiliki radius minimum sekitar dua juta kilometer, sedangkan Bumi memiliki radius minimum sekitar 147 juta kilometer.

Penemuan ini sangat menarik karena dapat membantu ilmuwan mengidentifikasi planet-planet yang layak huni di masa depan dan memahami kemungkinan bahwa planet yang ramah dapat berubah menjadi neraka yang tertutup lava.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memahami bagaimana planet berevolusi dan bermigrasi akan sangat mempengaruhi pemahaman kita tentang kemungkinan kelayakhunian planet. Zona layak huni adalah aturan praktis yang baik untuk mengetahui apakah sebuah planet dapat mendukung kehidupan berbasis air saat ini. Namun, agar kehidupan berhasil terbentuk, sebuah planet harus tetap layak huni untuk waktu yang cukup lama,” kata Zhao lagi menjelaskan. 

Tim peneliti sekarang menggunakan peralatan khusus yang disebut EXtreme PREcision Spectrometer (EXPRES) di Teleskop Penemuan Lowell Observatorium Lowell di Arizona, untuk lebih memahami bagaimana eksoplanet berpindah dari posisi asli mereka dan berubah saat melakukannya.

Ilustrasi : Garis polisi di rumah korban pembunuhan

Polisi Benarkan Satu Keluarga di Indramayu Terkubur di Rumah Mewah, Balita Ikut Jadi Korban

Polisi membenarkan adanya temuan jasad lima orang anggota keluarga yang terkubur dalam satu lubang di halaman rumah mereka di kawasan Indramayu, Jawa Barat.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut