Cobalah Diet HP 3 Hari, Otak Kamu bakal Begini

Ilustrasi smartphone atau ponsel pintar.
Sumber :
  • Pixabay

Jakarta, VIVA – Seberapa jauh jarak antara ponsel pintar atau HP dengan kamu saat ini? Kapan terakhir kali kamu melihatnya? Bagi banyak orang, perangkat digital ini hampir selalu ada di tangan.

img_title Layar HP OLED, AMOLED, dan LTPO AMOLED Sering Dianggap Sama, Padahal Ada Perbedaan Penting di Baliknya

Namun, sebuah studi baru menyoroti dampak pada aktivitas otak yang dapat terjadi ketika kita mengurangi penggunaannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penelitian ini melibatkan 25 orang dewasa muda berusia antara 18 dan 30 tahun, yang diminta untuk membatasi penggunaan HP sebanyak mungkin selama 72 jam. Hanya komunikasi penting dan aktivitas terkait pekerjaan yang diizinkan.

img_title Update Harga HP Realme dan Infinix September 2026, Ada Perubahan yang Wajib Diketahui

Para peneliti dari Universitas Heidelberg dan Universitas Cologne di Jerman menggunakan pemindaian pencitraan resonansi magnetik (MRI) dan tes psikologis sebelum dan sesudah diet ponsel pintar untuk menentukan jenis efeknya terhadap pola dan aktivitas saraf.

"Kami menggunakan pendekatan longitudinal untuk menyelidiki dampak pembatasan HP terhadap penggunanya. Hubungan antara perubahan aktivasi otak dari waktu ke waktu dan sistem neurotransmitter terkait kecanduan ditemukan," tulis para peneliti, seperti dikutip dari situs Sciencealert, Kamis, 6 Maret 2025.

img_title 5 Smartphone Populer Siap Tampil Perdana di September 2026

Selama pemindaian yang dilakukan setelah periode 72 jam, para peserta diperlihatkan berbagai gambar petunjuk – termasuk gambar HP yang dihidupkan dan dimatikan, serta gambar yang lebih 'netral' yang menunjukkan subjek seperti perahu dan bunga.

Ketika gambar yang diarahkan ke HP digunakan, maka perubahan diamati pada bagian otak yang terkait dengan pemrosesan penghargaan dan keinginan, serupa dalam beberapa hal dengan sinyal otak yang terhubung dengan kecanduan zat – yang menunjukkan bahwa ponsel pintar kita dapat membuat ketagihan seperti nikotin atau alkohol.

Bahwa perubahan yang terlihat di otak dikaitkan dengan sistem dopamin dan serotonin mendukung gagasan tentang kecanduan HP. Kedua neurotransmitter ini terkait dengan berbagai fungsi otak, termasuk perilaku kompulsif dan pengendalian suasana hati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, berdasarkan uji psikologis, tidak ada perubahan suasana hati peserta atau perasaan ingin minum, meskipun akses telepon terbatas. Beberapa relawan melaporkan adanya peningkatan suasana hati, tetapi hal ini tidak terlihat signifikan dalam data uji.

Studi tersebut tidak menyelidiki secara rinci mengapa perilaku menggunakan ponsel pintar memicu perubahan aktivitas otak, tetapi kemungkinan ada beberapa faktor yang berperan. Mungkin saja tidak semua aktivitas berbasis HP sama adiktifnya dengan aktivitas lainnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut