Mengenal 'Invisible Fatigue'

Smartwatch Garmin.
Sumber :
  • Dok. Garmin

2.    Pantau Tren Tingkat Stres

img_title Nge-WhatsApp Bisa dari Pergelangan Tangan, Tanpa Sentuh HP

Tingkat stres tinggi yang berlangsung terus-menerus menjadi sinyal bahwa tubuh sedang berada dalam tekanan. Latihan pernapasan terpandu yang sederhana dapat membantu tubuh kembali ke kondisi yang lebih rileks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3.    Lacak Recovery dan Imunitas Tubuh

img_title Teknologi Garmin Bisa Melacak dan Mengunci Posisi Ikan dari Segala Arah

HRV (Heart Rate Variability) sering mengalami perubahan selama siklus menstruasi, ketika tubuh kurang recovery, atau menjelang sakit. Dengan memantau tren data tersebut, perempuan dapat lebih cepat mengenali kebutuhan tubuh dan memprioritaskan waktu istirahat.

4.    Perhatikan Dampak Pola Konsumsi

img_title Menguak Fakta Ilmiah Emosi 'Senggol Bacok'

Fitur Lifestyle Logging dari Garmin membantu memantau pengaruh kafein, alkohol, atau makanan tinggi gula terhadap metrik kesehatan seperti laju pernapasan, sehingga pengguna dapat menyesuaikan pola konsumsi dengan kebutuhan tubuh mereka.

5.    Terapkan Active Rest

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Layaknya atlet profesional, istirahat yang dilakukan secara sadar dan terencana merupakan bagian penting untuk menjaga performa tubuh dan kesehatan secara keseluruhan dalam jangka panjang.

Recovery bukan hanya tentang tidur atau berhenti beraktivitas, tetapi bagian penting dari menjaga performa tubuh dalam menjalani berbagai peran setiap hari.

Bank Saqu, Garmin Indonesia

Perluas Kemitraan, Bank Saqu Tawarkan Manfaat Eksklusif bagi Pelanggan Garmin Indonesia

Dengan QRIS Bank Saqu dan sumber dana dari Saku Utama, Saku Gajian atau Saku Transaksi, pelanggan Garmin bisa dapat diskon Rp 750.000 dengan minimum transaksi Rp 3 juta.

img_title
VIVA.co.id
15 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut