3 Jenis Lowongan Kerja IT yang Dicari Perusahaan

Ilustrasi pekerjaan bidang IT.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dewi Fajriani

VIVA – Perusahaan perekrutan internasional, Robert Walters, menyebut banyak perusahaan ingin merekrut para profesional dengan keahlian digital. Baik bidang pemasaran atau marketing maupun teknologi informasi (IT).

img_title Apa Itu Doomjobbing? Fenomena Baru yang Melilit Para Pencari Kerja di Era AI

Managing Director Robert Walters Asia Tenggara, Toby Fowlston mengatakan, keahlian digital ini khususnya bagi mereka yang mahir menjalankan infrastruktur digital back office atau dengan keahlian teknologi khusus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Profesional IT bidang komputasi awan (cloud computing), keamanan siber, dan big data, juga diminati karena subsektor IT ini menjadi area pertumbuhan utama. Tren ini akan berlanjut di tahun 2018," katanya di Jakarta, Rabu, 22 November 2017.

img_title 2026 Diprediksi Jadi Tahun Terberat Bagi Para Pencari Kerja, Ini Penyebabnya

Dalam surveinya bertajuk Salary Survey 2018 juga mencatat bahwa fokus pada transformasi bisnis ke platform digital telah membantu memicu permintaan bagi para profesional sumber daya manusia (SDM) yang memiliki pengalaman akan perubahan manajemen.

"Ini terutama yang terbukti sukses mengelola transformasi budaya perusahaan," ungkap dia.

img_title Apindo: Kenaikan UMP Harus Pertimbangkan Angka Pengangguran dan Pencari Kerja

Pada kesempatan yang sama, Manajer Akuntansi Keuangan Robert Walters Indonesia, Karina Saridewi menuturkan, untuk sektor lain, SDM bidang Accounting dan Finance tetap banyak dibutuhkan oleh industri.

Meskipun tidak sebesar SDM bidang IT, namun rata-rata pertumbuhan gaji Accounting dan Finance mencapai 35 persen. Namun, hal ini tergantung dari pengalaman si pekerja di sektor tersebut.

"Sementara kalau untuk (lowongan) bidang legal, statis. Mereka mayoritas dari multicompany untuk pemerintahan. Demand-nya masih ada. Kalau pindah kenaikan gaji bisa 30 persen," tutur Karina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana informasi, profesional bidang TI bisa mendapatkan kenaikan gaji hingga 40 persen saat pindah dari satu perusahaan ke perusahaan lain.

"Posisi IT menjadi most chalenging part, karena maraknya fintech dan startup. Mereka berebutan talent. Karena diperebutkan, maka mereka (para talent) melakukan bargaining (tawar-menawar), salah satunya, bisa meminta 40 persen kenaikan gaji," katanya.

Ilustrasi pencari kerja

SLIK Kini Jadi Salah Satu Pertimbangan Rekrutmen Pekerja, OJK Wanti-wanti Pencari Kerja Lakukan Ini

Banyak lulusan baru yang tak menyadari catatan kredit, termasuk tunggakan kecil dari layanan PayLater atau pinjaman daring merusak SLIK berdampak pada peluang kerja.

img_title
VIVA.co.id
30 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut