Cara Perbaiki Makeup yang Crack Tanpa Hapus Riasan Total
- Kaboompics
Jakarta, VIVA – Kamu lagi siap tampil kece, tapi tiba-tiba pas lihat kaca foundation-nya pecah? Yap, makeup yang crack atau riasan retak adalah masalah klasik yang sering dialami, apalagi setelah berjam-jam beraktivitas. Area bawah mata, dahi, dan sekitar hidung jadi langganan keretakan yang bikin tampilan kurang mulus.
Tapi tenang, kamu enggak perlu buru-buru hapus semua riasan dan mulai dari nol. Ada cara memperbaiki makeup yang crack tanpa harus panik atau ribet. Berikut cara praktis dan tips and trick yang bisa kamu andalkan untuk tetap on point sepanjang hari. Yuk, scroll!
Sebelum tahu cara memperbaikinya, kita perlu tahu dulu penyebab makeup retak, supaya bisa lebih waspada sejak awal.
Ilustrasi kecantikan/wanita/perawatan kecantikan.
- Freepik/denissmart
- Kulit Kurang Hidrasi
Kulit yang kering cenderung menyerap produk make up, terutama foundation dan concealer, sehingga teksturnya jadi pecah-pecah.
- Pemakaian Primer/Produk yang Tidak Cocok
Primer yang terlalu silikon atau terlalu matte bisa bikin make up cepat mengelupas kalau kulitmu butuh lebih banyak kelembapan.
- Terlalu Banyak Layering Produk
Layering memang bikin complexion flawless, tapi kalau kebanyakan bisa bikin riasan mudah cakey dan akhirnya crack.
- Cuaca dan Aktivitas Harian
Cuaca panas, lembap atau bahkan terlalu kering bisa memengaruhi kondisi kulit dan ketahanan makeup.
Jadi, penting banget memahami jenis kulit dan produk yang kamu pakai agar riasan tetap solid.
Area yang Paling Sering Mengalami Crack dan Tanda-tandanya
Ada beberapa area wajah yang lebih “rawan” mengalami make up crack, terutama di:
- Bawah mata
Area ini paling sering terlihat kering atau pecah karena penggunaan concealer yang terlalu tebal dan kurang kelembapan.
- Smile lines dan dahi
Garis ekspresi bisa menarik make up sehingga terlihat retak-retak.
- Sekitar hidung
Produksi minyak berlebih bisa membuat foundation luntur dan akhirnya pecah. Tanda-tandanya? Make up terlihat seperti terangkat, garis-garis halus lebih menonjol, atau terlihat “nggak nyatu” sama kulit. Kalau kamu merasa seperti ini, tandanya kamu perlu touch up.
Sebelum memperbaiki, kamu perlu siapkan “alat tempur” agar proses touch up lebih rapi dan higienis: