dr. Zaidul Akbar: Begini Cara Mengolah Daging yang Sehat

Ilustrasi daging merah.
Sumber :
  • Pixabay/joon2079

VIVA – Hari Raya Idul Adha sangat identik dengan daging. Baik daging sapi, kambing atau pun domba. Karena Hari Raya ini disunnahkan untuk menyembelih hewan kurban, maka tak heran hampir setiap rumah pasti akan mengolah daging menjadi berbagai hidangan.

Ya, daging memang selalu lezat diolah menjadi masakan apa saja. Tapi hati-hati, konsumsi berlebihan atau salah dalam pengolahannya, kesehatan kamu bakal jadi taruhannya.

Terlalu banyak mengonsumsi daging merah, seperti daging sapi atau kambing, dapat menyebabkan efek samping yang tidak baik untuk kesehatan tubuh.

Tidak hanya menambah berat badan, konsumsi daging berlebih juga dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit, di antaranya dehidrasi, sembelit, penyakit kanker dan kardiovaskular serta masih banyak lagi.

Lalu, bagaimana cara agar bisa mengonsumsi daging tapi tetap sehat? Selain tidak berlebihan, dokter sekaligus pendakwah, dr. Zaidul Akbar, mengatakan, cara pengolahan juga tak kalah penting.

Dijelaskan dalam sebuah video, menurut dia daging juga bisa diolah menjadi sehat. Lalu, bagaimana caranya?

"Bisa kok (sehat) di-bake atau di-oven. Jadi daging itu Anda bumbuin, ditunggu sekian lama, ibu-ibu udah paham beginian sebenarnya," ujarnya dalam video yang diunggah di YouTube Sobat Herbal, dikutip VIVA, Selasa, 20 Juli 2021.

Lebih lanjut, dokter Zaidul menjelaskan, yang terpenting adalah hindari mengolah daging dengan cara digoreng atau menggunakan minyak.

LRT Jabodebek Catat 162 Ribu Pengguna di Momen Libur Panjang Idul Adha 2025

"Enggak mesti digoreng. Maksudnya enggak meski kita pakai minyak. Dipanggang atau di-oven kan itu bisa. Jadi dikasih bumbu kaya kunyit, blackpapper, dikasih garam, jeruk nipis, minyak zaitun, udah meresap biasanya itu," terang dia.

Selain daging, penggagas buku Jurus Sehat Rasulullah itu juga menerangkan bagaimana cara mengolah ikan yang sehat.

Arus Balik Long Weekend Idul Adha Lancar, Kinerja PJR Jateng Diapresiasi Kakorlantas

"Ikan juga begitu. Ada garamnya, ada lada hitamnya, ada jeruk nipisnya, ada minyak zaitunnya. Itu diubek-ubek (aduk-aduk) aja. Tunggu sebentar sampai dia meresap, abis itu kita masukin kaya teflon seperti itulah, dibolak-balik matang juga," tandas dia.

Menurut Zaidul, cara tersebut tidak akan mengurangi kelezatan dari daging atau pun ikan yang dimasak. Dan yang terpenting tetap sehat.

KAI Catat Okupansi 115 Persen di Puncak Arus Balik Libur Panjang Idul Adha

"Dan rasanya tetap enak dan tetap sehat," tutur dr. Zaidul Akbar.

Berbagi Hewan Kurban

Bukan Sekadar Ritual, Makna Kurban dari Kacamata Mereka yang Tak Terlihat

Idul Adha bukan sekadar ritual, tapi tentang ketulusan berbagi dan melihat mereka yang sering terlewatkan—karena cinta dan kepedulian tak kenal batas.

img_title
VIVA.co.id
13 Juni 2025