VIDEO: Serba Jengkol di Republik Jengkol

Jengkol khas Banjar
Sumber :
  • http://www.teropongku.com

img_title Hilirisasi Nikel Indonesia: Pertumbuhan Ekonomi vs Kerusakan Lingkungan Cek Breaking NULL
VIVAlife - Bulat gepeng, berkulit kecoklatan dengan bau menyengat. Tak banyak orang  menyukai makanan bernama jengkol ini. Alasannya, ya bau tadi. Namun sebuah warung tenda di kawasan Halim, Jakarta Timur justru menjadikan jengkol sebagai menu utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Ancaman Kebakaran Hutan dan Krisis Air di Indonesia
Di warung berplang "Republik Jengkol" ini, segala macam olahan jengkol tersedia. Jnagan khawatir, Fatono pemilik warung mengklaim bahwa hasil olahan jengkolnya tidak menimbulkan bau sama sekali. 

img_title Hilirisasi Nikel Indonesia: Pertumbuhan Ekonomi vs Kerusakan Lingkungan
Untuk menghasilkan jengkol tanpa bau, Fatoni mengaku mencampurnya dengan rempah asli Indonesia. Idenya ini, lantas menjadi pembicaraan hangat para pecinta kuliner. Bukan hanya karena menunya yang berbeda, tapi juga harganya yang murah. Berkisar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu. 

Harga itu untuk tongseng jengkol, nasi goreng jengkol, mie ayam jengkol, balado jengkol, dan masih banyak olahan jengkol lainnya. Satu lagi yang jadi khas di Republik Jengkol ini, seluruh menu pedas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Sebelum mampir ke Republik Jengkol, simak lebih dulu
Pemimpin Redaksi tvOnenews.com, Ecep S Yasa menyelesaikan Cape Town Marathon

Persisten Lama

Albert Camus, sastrawan Perancis kelahiran Aljazair pernah mengatakan, olah raga tempat terbaik untuk belajar moralitas. Saya diam diam mengamininya. Ia memberi afirmasi

img_title
VIVA.co.id
16 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut