Ramen Cacing dan Jangkrik, Berani Coba?

Mie Ramen dengan Topping Ulat dan Serangga
Sumber :
  • REUTERS/Kim Kyung-Hoon

VIVA.co.id – Melihat serangga di dalam makanan, tentu akan membuat selera makan hilang. Tapi, ramen dengan topping cacing goreng dan jangkrik justru menjadi daya tarik bagi sebuah restoran di Jepang. Bahkan, puluhan orang rela antre untuk merasakan hidangan ekstrem ini. 

img_title Hilirisasi Nikel Indonesia: Pertumbuhan Ekonomi vs Kerusakan Lingkungan Cek Breaking NULL

Dalam waktu sekitar empat jam, restoran Ramen Nagi telah menjual lebih dari 100 mangkuk mie 'Serangga Tsukemen' yang telah dipersiapkan untuk acara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari Reuters, mie ini disajikan dengan sekitar selusin jangkrik kecil dan cacing. Pelanggan  kemudian mencelupkan ke dalam sup yang dibumbui dengan jangkrik, belalang, atau bubuk ulat.

img_title Ancaman Kebakaran Hutan dan Krisis Air di Indonesia

"Ini digoreng sehingga benar-benar renyah dan memiliki rasa enak," kata mahasiswa 22 tahun Anri Nakatani. "Ini hampir seperti udang goreng." ujarnya santai.

Acara ini diselenggarakan oleh pemilik restoran dan Yuta Shinohara, perempuan 22 tahun yang telah menyiapkan acara pemakan serangga di Tokyo, termasuk perayaan Hari Valentine yang melayani coklat, kue dan koktail dengan serangga.

img_title Hilirisasi Nikel Indonesia: Pertumbuhan Ekonomi vs Kerusakan Lingkungan

Shinohara, yang mulai makan serangga ketika kecil, ingin mempromosikan budaya makanan alternatif di Jepang dan di seluruh dunia, melalui ramen, makanan populer Jepang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Melalui ramen, saya ingin menyebarkan bagaimana menyenangkan dan lezatnya  makan serangga," katanya.

Untuk sekali makan, seorang dibanderol dengan harga, biaya 3.000 yen atau sekitar Rp360 ribu. Makanan itu terdiri dari ramen serangga, semangkuk nasi dengan jangkrik, lumpia dengan cacing goreng, dan es krim dibumbui dengan bubuk serangga. Untuk semangkuk ramen saja dibanderol dengan 1.500 yen atau sekira Rp150 ribu.

Pemimpin Redaksi tvOnenews.com, Ecep S Yasa menyelesaikan Cape Town Marathon

Persisten Lama

Albert Camus, sastrawan Perancis kelahiran Aljazair pernah mengatakan, olah raga tempat terbaik untuk belajar moralitas. Saya diam diam mengamininya. Ia memberi afirmasi

img_title
VIVA.co.id
16 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut