Moms, Kenali Tanda Obestitas Pada Anak

Ilustrasi anak obesitas.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Obesitas merupakan masalah kesehatan yang penting, selain karena merupakan faktor risiko timbulnya penyakit kronis degeneratif di kemudian hari, obesitas juga sudah banyak menimbulkan masalah pada usia anak dan remaja. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa obesitas pada masa anak berkaitan dengan kejadian obesitas pada masa dewasa.

img_title Fakta Mengejutkan Kasus Penyiksaan Sadis Bocah di Kebayoran Lama: Sosok ‘Ayah Juna’ Ternyata Pasangan Sejenis Ibu Korban

"Anak chubby itu lucu tapi ternyata anak itu obesitas, kalau dibiarkan bisa menyebabkan komorbid di kemudian hari," kata perwakilan IDAI, dr. Winra Pratita, M.Ked (Ped), SpA (K) dalam acara virtual temu media 'Ayo Bersatu, Kita Cegah dan Obati Obesitas', Rabu 2 Maret 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Wirna menjelaskan beberapa penyakit yang bisa muncul jika anak mengalami kelebihan berat badan beberapa diantaranya pada jantung anak akan mengalami penyakit jantung, kolesterol tinggi hingga tekanan darah tinggi.

img_title Ayah Tiri dan Ibu Kandung Jadi Tersangka Penyiksaan Sadis Anak di Kebayoran Lama, Terancam 8 Tahun Bui

"Kemudian bisa masalah gerd pada anak. Pada pankreas bisa terjadi diabetes tipe dua. Pada hati, akan terjadi perlemakan hati. Lalu bisa artritis atau kakinya bengkok karena peningkatan berat badan yang masif. Penyakit ginjal, lalu untuk perempuan jika obesitas ini tidak ditangani bisa menyebabkan mens tidak teratur atau lebih cepat daripada temannya," kata Winra menjelaskan.

Tidak hanya itu saja, Winra juga mengingat agar memerhatikan bagian leher dari anak. Jika ada bercak hitam di area leher, orang tua perlu mewaspadainya.

img_title Pengemudi Rantis Bripka Rohmat Minta Maaf ke Orang Tua Affan Kurniawan

"Bercak kehitaman di belakang leher ini curiga resistensi insulin," kata dia.

Ilustrasi anak obesitas.

Photo :

Diungkap Wirna, anak bisa disebut obesitas ketika berat badannya lebih dari +3 SD grafik pertumbuhan. Sementara itu, dikatakan kelebihan berat badan atau overweight adalah ketika berat badan anak lebih dari +2 SD grafik pertumbuhan yang dibuat oleh WHO.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Winra menjelaskan beberapa gejala klinis yang perlu diperhatikan orang tua untuk mengetahui apakah anak mengalami obesitas atau tidak bisa dilihat dari beberapa aspek. Pertama dari kepala, Winra menjelaskan anak yang obesitas akan memiliki kepala yang membulat, pipi tembam, dan dagu rangkap. Kemudian leher tampak pendek, acanthosis nigricans.

Lalu bisa teramati dada yang membusung dengan payudara membesar, suara pernapasan wheezing. Kemudian teramati juga anak akan memiliki perut yang membuncit disertai dinding perut yang berlipat-lipat, hepatomegali.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut