Ini 6 Penyebab Keterlambatan Bicara pada Anak
- flickr
Ilustrasi bermain dengan anak
- Shutterstock
Lebih lanjut Dr. Fitri menjelaskan mengenai pola asuh yang dapat menghambat perkembangan bicara anak.Â
"Ketika orang tua terlalu permisif, anak cenderung tidak didorong untuk belajar berbicara. Misalnya, ketika anak meminta sesuatu dengan menunjuk atau meraih tanpa menggunakan kata-kata, orang tua sering kali langsung memberikan apa yang diminta. Ini menghambat kesempatan anak untuk belajar berkomunikasi dengan bahasa ucap," ujarnya.
Pola asuh yang terlalu overprotektif juga dapat berisiko.Â
"Anak yang selalu dilayani tanpa diberikan kesempatan untuk menyampaikan keinginan mereka dengan kata-kata, tidak akan belajar untuk berkomunikasi dengan baik. Orang tua yang berusaha mencegah anaknya menangis sering kali tidak menyadari bahwa mereka sedang menghambat perkembangan bahasa anak," jelas Dr. Fitri.
Selain itu, pembelajaran yang salah juga dapat menyebabkan keterlambatan bicara. Salah satu contoh yang diberikan Dr. Fitri adalah penggunaan bilingual di usia yang terlalu dini. "Mengajarkan lebih dari satu bahasa pada anak sebelum mereka memiliki dasar bahasa yang kuat bisa mengganggu proses pembelajaran bahasa mereka. Idealnya, pengenalan bahasa kedua harus dilakukan setelah anak berusia 2-3 tahun," katanya.
5. Kesalahan dalam Pembelajaran Bahasa
Ilustrasi anak SD, ilustrasi murid SD
- Istimewa
Dr. Fitri melanjutkan beberapa kesalahan umum dalam pembelajaran bahasa.
"Terdapat beberapa cara yang salah dalam mengajarkan bahasa kepada anak, seperti penerjemahan yang salah, pembelajaran tanpa pendampingan, dan pembelajaran yang tidak melalui tahapan yang benar," jelasnya.
Contoh penerjemahan yang salah adalah ketika anak menggunakan bahasa tubuh untuk berkomunikasi, tetapi orang tua malah merespon dengan menuruti gerakan tersebut tanpa memberikan konteks bahasa yang tepat. Pembelajaran tanpa pendampingan juga berpotensi merugikan.
"Ketika anak belajar berbicara sendiri tanpa bimbingan orang dewasa, mereka bisa mengembangkan bahasa yang tidak dimengerti oleh orang lain. Ini disebut dengan bahasa planet, di mana anak menciptakan istilah atau kalimat yang hanya mereka pahami," tambahnya.
Lebih lanjut, Dr. Fitri menjelaskan pentingnya melalui tahapan berbicara.Â
"Proses berbicara harus dilalui dari tahap pengenalan, pemahaman, baru kemudian pengucapan. Jika tidak, anak akan kesulitan untuk berkomunikasi dengan baik," ujarnya.