Ini 6 Penyebab Keterlambatan Bicara pada Anak
- flickr
6. Dampak Negatif dari Screen Time
Ilustrasi anak main HP/gadget.
- Pexels/Ron Lach
Salah satu topik yang tidak kalah penting adalah pengaruh screen time terhadap perkembangan anak. Di era digital saat ini, banyak orang tua yang beranggapan bahwa penggunaan gadget bisa menjadi solusi untuk menenangkan anak atau membantu mereka belajar.
Screen time yang berlebihan dapat memberikan dampak negatif pada perkembangan bahasa dan perilaku anak.Â
"Banyak orang tua berpikir bahwa dengan memberikan screen time, anak yang aktif bisa menjadi lebih tenang atau lebih pintar dalam mencari konten. Namun, kenyataannya, ini bisa berbahaya bagi perkembangan mereka," jelasnya.
Dr. Fitri menjelaskan bahwa ketika anak terpapar screen time, mereka berisiko mengalami Computer Vision Syndrome (CVS) atau masalah pendengaran, anak seakan hilang pendengarannya. Mereka tidak melirik atau menjawab panggilan dari orang tua karena terlalu asik dengan media elektronik.
"Anak-anak yang terbiasa dengan suara dari media elektronik yang berintensitas tinggi, sekitar 85 desibel, akan mengalami adaptasi pendengaran yang tidak baik. Suara manusia hanya berkisar antara 20-30 desibel," ungkapnya.
Ketika anak sudah terbiasa dengan suara dari media elektronik yang mencapai 85 desibel, jangan heran jika mereka sering terpapar tontonan dan suara dari perangkat tersebut. Anak yang beradaptasi dengan tingkat suara yang tinggi ini dapat mengalami gangguan pada kemampuan pendengarannya. Secara tidak langsung, perilaku serta konten yang mereka konsumsi juga dapat memengaruhi keterlambatan berbicara.
Â